AHY Bilang 17 Agustus Momen Pengingat Merawat Demokrasi

Tim Cek Fakta | Selasa, 17/08/2021 21:41 WIB


Berjuang menyelamatkan nyawa manusia merupakan salah satu cara mengisi kemerdekaan di tengah situasi pandemi COVID-19. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anisa Pohan. Foto: antara

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus merupakan momen pengingat bagi seluruh rakyat di Tanah Air untuk terus merawat demokrasi.

Terawatnya nilai-nilai demokrasi di Indonesia merupakan salah satu upaya mewujudkan Indonesia agar semakin damai, adil, dan sejahtera, kata AHY sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (17/8/2021).

"Mari kita terus menjadi bagian dari solusi untuk bangsa. Terus rawat demokrasi, serta jangan pernah lelah memperjuangkan kebenaran dan keadilan di negeri yang sangat kita cintai ini. Dirgahayu Ke-76 Republik Indonesia," kata AHY usai mengikuti peringatan Detik-Detik Proklamasi secara virtual di kediamannya, Jakarta.

Dalam keterangan yang sama, ia berpendapat berjuang menyelamatkan nyawa manusia merupakan salah satu cara mengisi kemerdekaan di tengah situasi pandemi COVID-19.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

"Dan seharusnya memang 17 Agustus itu diperingati dan dirayakan untuk terus menumbuhkan patriotisme terutama bagi generasi penerus. Dulu para pendiri bangsa sudah berjuang, kehilangan segalanya, untuk kemerdekaan Indonesia. Hari ini, musuhnya bukan penjajah tetapi musuhnya adalah COVID-19," tutur AHY.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak terus berjuang menyelamatkan nyawa, karena tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia.

Di samping itu, ia menyampaikan pemulihan ekonomi juga penting untuk diperjuangkan, mengingat pandemi menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaannya, kehilangan penghasilan, dan jatuh dalam jurang kemiskinan.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

"Kita harus bersatu, seperti tagline yang selalu Partai Demokrat gaungkan, Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit," ucap AHY seperti dilansir antaranews.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu mengikuti upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Republik Indonesia yang berlangsung di Istana Merdeka secara virtual bersama istrinya Annisa Pohan.

Keduanya memakai busana tradisional adat Jawa saat mengikuti upacara tersebut.

"Tentu kita masih sedih, karena tahun ini belum bisa ikut upacara seperti dulu, gegap gempita dihadiri oleh banyak sekali masyarakat. Tetapi, tidak apa-apa yang penting kita tetap fokus selamat dari pandemi COVID-19," ujarnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
AHY 17 Agustus Demokrasi Kemerdekaan Proklamasi