BPS: Neraca Dagang Bulan Juni Surplus US$1,32 miliar

Budi Wiryawan | Kamis, 15/07/2021 12:57 WIB


Surplus ini menggembirakan. Ini kabar yang baik selama bulan Mei 2020 hingga Juni 2021 surplus. Ilustrasi. Kegiatan pelabuhan ekspor dan impor di pelabuhan. (foto: depositphotos.com)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang bulan Juni 2021 catatkan surplus sebesar US$1,32 miliar.

Rinciannya, nilai ekspor Indonesia pada Juni 2021 sebesar US$18,55 miliar. Angka ini naik 9,52% dari bulan sebelumnya dan naik 54,46% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan nilai impor pada Juni 2021 sebesar US$17,23 miliar. Angka ini naik 21,03% month of month dan naik 60,12% year on year

"Surplus ini menggembirakan. Ini kabar yang baik selama bulan Mei 2020 hingga Juni 2021 surplus. 14 bulan ini neraca dagang kita surplus," kata Kepala BPS Margo Yuwono, dalam video virtual, Kamis (15/7/2021).

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Surplusnya neraca dagang dikarenakan kinerja ekspor yang tinggi dibandingkan impor. Dari sisi sektor ekspor, semua sektor menunjukkan pertumbuhan positif secara bulanan dan tahunan.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Adapun, secara tahunan, pertumbuhan terbesar dipicu oleh migas yang mencapai 117,15% yoy menjadi USD1,23 miliar pada Juni lalu.

Selain migas, pertambangan juga mencatatkan pertumbuhan masif sebesar 92,80% yoy, ditopang oleh ekspor batu bara, biji tembaga, ignite dan krikil.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

"Ekspor secara kumulatif pada Januari hingga Juni 2021 mencapai USD102,87 miliar atau tumbuh 34,78% dari periode yang sama tahun lalu," tandasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BPS Neraca Dagang Surplus Ekspor Margo Yuwono