Israel Rangkul Yordania, Ini Paparan PM Israel!

| Rabu, 14/07/2021 11:12 WIB


keamanan Israel tergantung pada hubungan baik dengan Yordania. Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berbicara selama kunjungan ke outlet organisasi pemeliharaan perawatan kesehatan (HMO) Maccabi di Holon, dekat pusat kota Tel Aviv, pada 29 Juni 2021. [AMIR COHEN/POOL/AFP

Jakarta, katakini.com - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett mengatakan bahwa keamanan Israel tergantung pada hubungan baik dengan Yordania. Ia menekankan bahwa pendahulunya dan kepala oposisi menghancurkan hubungan antara kedua negara.

"Anda mengatakan seorang pemimpin Israel kadang-kadang harus menghadapi negara lain untuk kepentingan Israel. Apa kepentingan Israel di mana MK Bibi Netanyahu menghancurkan hubungan kita dengan Yordania?"

Bennett menambahkan: "Kami sedang memperbaiki hubungan."

Menjelaskan kepada Netanyahu bagaimana hubungan Israel dengan Amman bisa baik untuk Israel, dia berkata: "Yordania berada di antara Israel dan Iran. Hubungan yang baik dengan Kerajaan Yordania adalah kepentingan keamanan nasional Israel."

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Bennett mengunjungi Yordania minggu lalu dan setuju untuk menggandakan pasokan airnya ke Yordania. Netanyahu mengecam kesepakatan itu dengan mengatakan: "Ketika Bennett memberikan air, Abdullah memberikan minyak ke Iran."

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

"Abdullah, saya menyesal, setuju untuk mengangkut minyak dari Irak, yang dikendalikan oleh Iran, melalui Yordania - ke Mesir - dan dengan demikian memberikan Iran kekuatan ekonomi yang sangat besar untuk mengembangkan ekonominya dan terutama program nuklirnya, rencana penaklukannya dan kegiatan terorisnya."

Hubungan antara Netanyahu dan Yordania menjadi tegang setelah Amman gagal mendukung apa yang disebut AS sebagai `kesepakatan abad ini` yang dikecam warga Palestina karena menghapus hak-hak Palestina dan memenuhi kebutuhan Israel.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Ketegangan meningkat ketika Israel membatalkan kunjungan Putra Mahkota Yordania Hussein Bin Abdullah ke Masjid Al-Aqsa, setelah perselisihan muncul antara kedua pihak mengenai pengaturan keamanan.

Sebagai tanggapan, Amman menolak untuk mengizinkan PM Netanyahu saat itu menggunakan wilayah udaranya untuk melakukan perjalanan ke UEA pada kunjungan resmi pertamanya ke negara Teluk.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PM Israel Pemerintah Yordania