PM Bennet dan Presiden Honduras Resmikan Kedutaan Honduras di Yerusalem Barat

Akhyar Zein | Kamis, 24/06/2021 19:15 WIB


Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez berbicara dalam upacara peresmian Kantor Perdagangan Diplomatik Honduras di Yerusalem pada 1 September 2019 (Foto: AFP/ beritasatu.com)

Katakini.com - Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez pada Kamis meresmikan Kedutaan Besar Honduras di Yerusalem Barat.

Kedutaan itu menjadi misi diplomatik ketiga di kota itu setelah Amerika Serikat dan Guatemala.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa Bennett menerima Hernandez di kediamannya di Yerusalem Barat.

Keduanya sempat mengadakan pertemuan tertutup yang dilanjutkan dengan rapat kerja yang dihadiri pejabat Honduras dan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

Kedua negara menandatangani nota kesepahaman mengenai proyek-proyek di bidang pertanian, pengelolaan sumber daya air, kesehatan dan pendidikan, serta berbagi inovasi ilmiah.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat

"Di bawah kepemimpinan Anda, Honduras konsisten berdiri di samping Israel di lembaga-lembaga internasional," kata Bennet kepada presiden Honduras.

Dalam pertemuan itu, Bennett mengungkapkan kebijakannya terkait Jalur Gaza.

Baca juga :
Peringatan Hari Hansip Nasional Setiap Tanggal 19 April, Ini Sejarahnya

"Segalanya akan berbeda mulai sekarang, khususnya untuk Gaza. Aturan yang kami buat sederhana, tergantung tindakan mereka akan membuat lebih dekat kepada kami atau mendorong mereka menjauh dari kami," kata PM Israel.

Sementara itu, faksi-faksi Palestina mendesak pencabutan blokade di Gaza dan memungkinkan pembangunan kembali Jalur Gaza yang dihuni lebih dari dua juta warga Palestina.

Israel menolak untuk mengizinkan rekonstruksi, sebelum Hamas membebaskan empat warga Israel, termasuk dua tentara, yang ditahan di Gaza.

Kelompok perlawanan Palestina menolak proposal itu dan menuntut penyelesaian kesepakatan "pertukaran tahanan".(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bennet Honduras Kedutaan Besar