LaNyalla: Indonesia Harusnya Malu Bergantung Listrik pada Malaysia

yahya | Selasa, 15/06/2021 20:15 WIB


Indonesia harus terus berusaha membangun pembangkit-pembangkit listrik di Kalimantan Barat. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: dpd/katakini.com

Katakini.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mennyampaikan, sebagai negara besar Indonesia seharusnya malu memiliki ketergantungan listrik kepada Malaysia, khususnya untuk di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).

"Sebagai negara besar dengan sumber daya alam melimpah, Indonesia harusnya malu jika ketergantungan energi kepada negara tetangga (Malaysia, red)," kata LaNyalla melalui keterangan tertulis yang diterima katakini.com di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

La Nyalla mengatakan, Kalbar tidak boleh lagi bergantung pasokan listrik dari Malaysia.

"Kalimantan Barat harus mempunyai kemandirian dan ketahanan energi," katanya.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Menurut LaNyalla, Indonesia harus terus berusaha membangun pembangkit-pembangkit listrik di Kalimantan Barat. Potensinya sangat besar mengingat kita kaya sumber energi.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

"Intinya, nggak boleh lagi beli listrik dari Malaysia. Malu kita sebagai negara besar tetapi energi saja harus dipasok oleh negara lain,” tegas LaNyalla.

Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan, periode Agustus 2020 Kalbar masih bergantung pada Sesco Malaysia untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 714,78 MW. Beban puncak kebutuhan listrik di Kalbar adalah 509,52 MW.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
LaNyalla listrik kalbar malaysia