Polbangtan Yoma Jaring SDM Berkualitas Lewat Wawancara PMB secara Virtual

Asrul | Rabu, 19/05/2021 06:03 WIB


Sebelum kegiatan berlangsung, seluruh Tim Pewawancara dan Panitia PMB terlebih dahulu menandatangani Pakta Integritas sebagai wujud komitmen untuk melaksanakan wawancara dengan objektif, transparan, dan akuntabel. Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) melaksanakan wawancara Penerimaan Mahasiswa Baru secara virtual di Kampus Yogyakarta dan Kampus Magelang.

Jakarta, katakini.com - Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) melaksanakan wawancara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada Selasa (18/5) hingga Rabu (19/5) secara virtual di Kampus Yogyakarta dan Kampus Magelang.

Sebelumnya Tes berbasis komputer (CAT) juga telah dilaksanakan secara virtual untuk menghindari kerumunan dan menjalankan protokol pencegahan COVID-19.

Direktur Polbangtan Yoma, Bambang Sudarmanto mengatakan, wawancara merupakan tahapan seleksi yang cukup krusial karena bobot penilaiannya sebesar 60% dari total penilaian.

Mengingat pentingnya tahap ini, Bambang bersama dengan jajarannya memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan wawancara dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

"Bersama panitia kami sudah mempersiapkan wawancara ini. Penunjukan personil Pewawancara, tim Host Meeting, dan tim TI yang nantinya akan bertugas mengatur jalannya proses wawancara secara virtual sudah ditetapkan melalui SK Direktur. Jaringan internet dan peralatan pendukung juga sudah disiapkan dengan matang oleh Tim," kata Bambang.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Sebelum kegiatan berlangsung, seluruh Tim Pewawancara dan Panitia PMB terlebih dahulu menandatangani Pakta Integritas sebagai wujud komitmen untuk melaksanakan wawancara dengan objektif, transparan, dan akuntabel.

Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, proses seleksi PMB harus dilakukan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

"Kepada seluruh panitia pusat dan daerah untuk melaksanakan seleksi PMB sesuai prosedur yang sudah ditetapkan, bertindak secara transparan dan terbuka," tegas Dedi.

Pelaksanaan wawancara dibagi menjadi 2 sesi dalam satu hari. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB kemudian dilanjutkan sesi dua pukul 13.00 hingga 15.30 WIB. Aturan wawancara virtual sama dengan peraturan yang berlaku saat wawancara tatap muka, peserta menggunakan pakaian bebas rapi dan duduk tanpa ditemani oleh siapapun.

Peserta diharapkan memilih lokasi wawancara yang nyaman dan terkoneksi dengan jaringan internet yang baik agar tidak terjadi gangguan saat sesi wawancara.

Setiap peserta harus mengikuti wawancara sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan agar tidak mengganggu jadwal peserta lainnya mengingat jumlah peserta yang mengikuti tahap wawancara ini mencapai 705 peserta.

Bambang menambahkan, selain sebagai salah satu tahapan seleksi PMB, wawancara ini juga sebagai salah satu cara untuk melihat komitmen calon mahasiswa terhadap pengembangan pembangunan pertanian di Indonesia.

"Melalui tahap wawancara ini kita dapat menyaring calon-calon mahasiswa terbaik dan yang terpenting adalah mempunyai concern terhadap pembangunan pertanian Indonesia,” pesan Bambang kepada seluruh Panitia sesaat sebelum kegiatan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Polbangtan Yoma Dedi Nursyamsi Wawancara PMB Bambang Sudarmanto