Indonesia Akan Kirim 400 Prajurit TNI Tambahan ke Papua

akhyar | Rabu, 05/05/2021 21:02 WIB


400 personel yang akan dikirim yakni Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 315 Garuda atau yang dikenal dengan julukan `Pasukan Setan` Asisten Operasi Kodam II Sriwijaya Kolonel Inf Willy Brodus Yos Rohadi (foto: istimewa)

Katakini.com - TNI akan mengirim 400 prajurit TNI tambahan untuk menindak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Asisten Operasi Kodam II Sriwijaya Kolonel Inf Willy Brodus Yos Rohadi mengatakan 400 personel yang akan dikirim yakni Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 315 Garuda atau yang dikenal dengan julukan `Pasukan Setan`.

Pengiriman pasukan tersebut, kata dia, menunggu keputusan dari Markas Besar TNI.

"[Kita] sudah siapkan," ujar Willy kepada wartawan pada Rabu.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Sebelumnya, Pemerintah resmi mengategorikan kelompok bersenjata di Papua, yang bernama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), sebagai organisasi teroris.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan pelabelan tersebut berdasarkan usulan dari tokoh masyarakat dan pemerintah daerah Papua, serta aparat keamanan.

Mahfud menegaskan penanganannya dilakukan oleh polisi dan dibantu oleh TNI.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz

"Bapak presiden mengatakan disinergikan saja jangan jalan sendiri-sendiri. Pangdam, Kapolda itu supaya berkoordinasi dengan baik di bawah bimbingan Kapolri dan Panglima TNI," tambah dia.

Namun, kebijakan itu mendapat penolakan dari Pemerintah Provinsi Papua dan juga pegiat HAM.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
400 prajurit TNI TPNPB OPM HAM