Ikhwanul Muslimin Libya Ubah Identitas Jadi LSM

akhyar | Senin, 03/05/2021 15:58 WIB


Organisasi tersebut mengatakan telah mengubah namanya menjadi Resurrection and Reform Society Ilustrasi. (foto: AFP)

Katakini.com - Ikhwanul Muslimin Libya mengumumkan bahwa mereka telah berubah menjadi lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut mengatakan telah mengubah namanya menjadi Resurrection and Reform Society.

"Kami mengumumkan kepada semua warga Libya bahwa, dengan rahmat dan pertolongan Allah, organisasi ini berubah menjadi Masyarakat Kebangkitan dan Reformasi untuk menghidupkan kembali panggilan masyarakat dengan tetap mematuhi ajaran Islam," papar Ikhwanul Muslimin.

Keputusan itu diambil selama konvensi ke-11 pada Minggu,

Baca juga :
Revisi UU Kehutanan Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Abdurrezzak Sergen, mantan anggota Ikhwanul Muslimin Libya dan anggota sayap politik organisasi, Partai Keadilan dan Pembangunan, mengatakan bahwa kelompok tersebut telah memutuskan bahwa pekerjaannya seharusnya berfokus hanya di Libya, sehingga telah berubah menjadi organisasi nonpemerintah.

Baca juga :
Legislator Gerindra: Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Berpihak pada Rakyat

Sergen menekankan bahwa setelah keputusan ini, organisasi tersebut tidak akan menjalin hubungan di luar Libya, tidak berafiliasi dengan organisasi Ikhwanul Muslimin, dan menjadi organisasi masyarakat yang hanya bekerja di dalam Libya.(AA)


Baca juga :
Update Haji 2026: 76.829 Jemaah dan Petugas Haji Telah Kembali ke Tanah Air
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
LSM Ikhwanul Muslimin berafiliasi