Prancis Imbau Warganya Untuk Tinggalkan Pakistan

Akhyar Zein | Jum'at, 16/04/2021 09:34 WIB


Imbauan itu dikeluarkan menyusul aksi protes anti-Prancis di seluruh negeri Prancis pada Kamis (14/4) mengimbau warga dan perusahaannya untuk meninggalkan Pakistan sementara waktu, menyusul unjuk rasa anti-Prancis di seluruh negeri.(foto: Republika)

Katakini.com - Prancis pada Kamis mengimbau warga dan perusahaannya untuk meninggalkan Pakistan sementara waktu, menyusul unjuk rasa anti-Prancis di seluruh negeri.

Kedutaan Besar Prancis di Islamabad, melalui surel, memperingatkan ancaman serius terhadap kepentingan Prancis di Pakistan

Tehreek-e-Labbaik Pakistan, partai agama sayap kanan, menggelar aksi protes kekerasan di kota-kota besar Pakistan awal pekan ini, mendorong pemerintah untuk melarang aktivitasnya sesuai dengan Undang-Undang Antiterorisme.

Pasukan keamanan telah menahan ketua partai, Saad Rizvi, beserta ratusan pendukungnya dari berbagai penjuru negeri.

Baca juga :
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar

Sedikitnya empat orang, termasuk dua polisi, tewas, dan ratusan lainnya luka-luka dalam bentrokan selama tiga hari.

Baca juga :
Sebagian Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan pada Kamis Pagi

Partai itu menuntut pengusiran duta besar Prancis dari negaranya karena karikatur Nabi Muhammad yang diterbitkan di Prancis tahun lalu.

Saat itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mendukung penerbitan karikatur kontroversial itu, sekaligus menuduh Muslim Prancis sebagai gerakan "separatisme", bahkan menyebut Islam sebagai "agama yang sedang menghadapi krisis".(Anadolu Agency)

Baca juga :
Hansi Flick Bangga Meski Timnya Tersingkir dari Liga Champions

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
meninggalkan Pakistan Prancis karikatur