Tetapkan Misi Diplomatik, Bahrain Tunjuk Dubes Pertama untuk Israel

| Jum'at, 02/04/2021 11:03 WIB


Bahrain telah menunjuk duta besar pertamanya untuk Israel dan menetapkan misi diplomatiknya di sana sesuai dengan keputusan kerajaan yang dikeluarkan pada Selasa. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) berbicara dengan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani (kanan) menjelang pertemuan mereka di Kantor Perdana Kementerian di Yerusalem Barat pada 18 November 2020. [Perdana Menteri Israel / Handout - Anadolu Agency]

Jakarta, katakini.com - Bahrain telah menunjuk duta besar pertamanya untuk Israel dan menetapkan misi diplomatiknya di sana sesuai dengan keputusan kerajaan yang dikeluarkan pada Selasa.

Dilansir Middleeast, Jumat (02/03), Utusan itu bernama Khaled Yousif Al-Jalahma yang sebelumnya adalah direktur operasi di Kementerian Luar Negeri Bahrain dan wakil kepala misi di Kedutaan Besar Bahrain di AS sebelumnya.

The Times of Israel melaporkan bahwa penunjukan Al-Jalahma telah disetujui oleh Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi, setelah mitranya dari Bahrain menyarankan namanya selama percakapan pada hari Minggu.

"Keputusan pemerintah Bahrain untuk menunjuk seorang duta besar untuk Israel merupakan langkah penting lainnya dalam pelaksanaan perjanjian damai antara dan penguatan hubungan antara kedua negara," kata Ashkenazi kepada Al-Zayani dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Sebuah tim Bahrain diperkirakan akan tiba di Israel dalam beberapa minggu mendatang untuk mendirikan kedutaan besar di daerah Tel Aviv.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Perkembangan diplomatik terjadi setelah UEA baru-baru ini menunjuk utusannya untuk Israel .

UEA dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel pada upacara penandatanganan di Washington September lalu sebagai bagian dari apa yang disebut Persetujuan Abraham. Tindakan itu dikecam oleh Iran dan sekutu regionalnya.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Menanggapi berita pengumuman Bahrain, juru bicara Hamas Hazem Qassem yang dikutip oleh Anadolu Agency mengatakan keputusan itu adalah hasil dari bersikeras atas kesalahan penandatanganan perjanjian normalisasi dengan pasukan pendudukan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dubes Bahrain Wilayah Israel