PBB Tolak Permintaan Belgia Soal Penyitaan $ 59 Juta dari Aset Libya

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 14/02/2021 13:25 WIB


Dewan Keamanan PBB menolak permintaan Belgia untuk menyita $ 59 juta (49 juta euro) dari aset Libya yang dibekukan Kilang pengolahan minyak di Libya

Jakarta, Katakini.com - Dewan Keamanan PBB menolak permintaan Belgia untuk menyita $ 59 juta (49 juta euro) dari aset Libya yang dibekukan.

Hal itu disampakan delegasi tetap Libya untuk PBB, Taher El-Sonni yang menggambarkan penolakan PBB atas langkah Belgia sebagai "kemenangan besar" bagi Libya.

"Keputusan ini merupakan peringatan bagi negara mana pun yang mencoba memanipulasi ekuitas Libya," tweet El-Sonni dilansir Middleeast, Minggu (14/02).

Diplomat itu mengatakan permintaan Belgia ditolak dengan suara bulat oleh anggota Dewan Keamanan PBB, tetapi tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

El-Sonni mengatakan bahwa Libya telah menyarankan Belgia untuk menarik permintaannya karena tidak memiliki dasar hukum.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Bulan lalu, pemerintah Belgia mengatakan akan memberi tahu komite sanksi PBB untuk mencairkan beberapa aset Libya di bank-bank Belgia untuk mendapatkan iuran senilai $ 59 juta kepada GSDT, sebuah LSM yang dimiliki oleh Pangeran Laurent Belgia.

GSDT telah menggugat Tripoli untuk aset yang dijanjikan oleh mantan penguasa Muammar Gaddafi, menyusul kesepakatan pada 2008 antara pemerintah Libya dan yayasan untuk membangun proyek hijau di negara kaya minyak itu.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Sejak penggulingan dan pembunuhan Khadafi pada 2011, komite sanksi PBB telah memberlakukan embargo senjata di Libya, termasuk pembekuan dana negara di luar negeri.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Belgia Lembaga PBB Aset Libya