Ikhwanul Muslimin Berkomitmen Tuntut Pemilihan Adil di Mesir

akhyar | Selasa, 26/01/2021 13:01 WIB


Masyarakat Mesir memperingati satu dekade revolusi yang menggulingkan mantan Presiden Mubarak Ilustrasi

Katakini.com - Kelompok Ikhwanul Muslimin di Mesir pada Senin berjanji untuk melanjutkan perjuangan mereka menuntut keadilan pada peringatan 10 tahun gerakan protes Arab Spring.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu berikrar untuk melanjutkan upaya mereka agar memastikan rakyat Mesir dapat memilih penguasa mereka berdasarkan pemilihan yang adil.

Kelompok itu menyebut pengorbanan para martir dan korban luka tidak akan pernah dilupakan dan mereka juga mendesak masyarakat internasional untuk mendukung aspirasi rakyat Mesir.

Gerakan protes pada 25 Januari 2011, menyebabkan penggulingan presiden Hosni Mubarak, mengakhiri pemerintahannya selama 30 tahun.

Baca juga :
Rieke Dukung Langkah Prabowo Tangani Karhutla: Jangan Hanya Padamkan Apinya

Pemilu secara demokratis pertama di negara itu membawa presiden Mohammed Morsi ke kursi kekuasaan pada 2012.

Baca juga :
Rekening Aktivis Pati Diblokir, Legislator: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak

Namun pemerintahan Morsi berumur pendek karena dia digulingkan melalui kudeta militer pada 2013 oleh Presiden Abdelfattah al-Sisi.

Morsi meninggal pada usia 67 pada 2019 setelah pingsan selama proses persidangan.(anadolu Agency)

Baca juga :
4 Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Atasi Karhutla di Kalsel
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ikhwanul Muslimin Arab Spring Morsi kudeta militer