Erdogan Tuding Rusia Tidak Mendukung Stabilitas Suriah

| Kamis, 29/10/2020 12:19 WIB


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa ada indikasi bahwa Rusia tidak mendukung stabilitas dan perdamaian di Suriah. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Murat Kaynak / Anadolu)

Jakarta, katakini.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa ada indikasi bahwa Rusia tidak mendukung stabilitas dan perdamaian di Suriah.

"Serangan Rusia yang menargetkan pusat pelatihan pasukan Tentara Nasional Suriah adalah tanda bahwa perdamaian dan ketenangan abadi tidak diinginkan di wilayah tersebut," kata Erdogan kepada anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa, dilansir Middleeast, Kamis (29/10).

Ia menambahkan bahwa jika berjanji untuk menyingkirkan teroris dari daerah yang diidentifikasi di Suriah tidak terpenuhi, Turki berhak mengeluarkannya.

"Turki dapat membersihkan semua Suriah dari organisasi teroris jika perlu," kata Erdogan.

Baca juga :
Revisi UU Kehutanan Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Presiden Turki menekankan bahwa negaranya adalah satu-satunya yang benar-benar memerangi ISIS .

Baca juga :
Legislator Gerindra: Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Berpihak pada Rakyat

Erdogan menambahkan bahwa entitas yang AS coba bangun di sepanjang perbatasan Irak-Suriah akan menyebabkan konflik dan tragedi baru.

Baca juga :
Update Haji 2026: 76.829 Jemaah dan Petugas Haji Telah Kembali ke Tanah Air
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Turki Stabilitas Suriah Pemerintah Rusia