Terkait Ledakan, Pemerintah Lebanon Tahan 16 Orang

Eko Budhiarto | Jum'at, 07/08/2020 07:30 WIB


Enam belas di antaranya masih dalam tahanan menunggu penyelidikan lebih lanjut. Ledakan mengerikan di Beirut, Lebanon (Foto: Tangkap layar jurnas.com)

Katakini.com - Pemerintah Lebanon menahan 16 orang sebagai bagian dari penyelidikan terkait penyebab ledakan dahsyat yang terjadi di Pelabuhan Beirut, Lebanon.

Jaksa penuntut pengadilan militer Lebanon, Fadi Akiki mengatakan, pihak berwenang sejauh ini sudah memanggil 18 petugas pelabuhan dan bea cukai serta individu yang bertanggung jawab atau terlibat dalam pemeliharaan di gudang untuk dintrogasi. 

"Enam belas di antaranya masih dalam tahanan menunggu penyelidikan lebih lanjut. Mereka termasuk petugas pelabuhan dan bea cukai serta petugas maintenance dan manajer mereka," ujar Akiki menurut kantor berita NNA pada Jumat (7/8).

Akiki juga menyampaikan, bank sentral Lebanon sudah memerintahkan pembekuan aset untuk tujuh pejabat pelabuhan dan bea cukai, termasuk Direktur Jenderal Otoritas Bea cukai Lebanon, Badri Daher.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Ledakan besar mengguncang Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8) menewaskan sedikitnya 137 orang, melukai ribuan orang, dan menyebabkan kerusakan miliaran dolar.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Gubernur Beirut memperkirakan hingga 300.000 orang telah kehilangan tempat tinggal sementara oleh kehancuran, yang katanya akan menelan biaya negara yang dililit utang lebih dari tiga miliar dolar.

Menurut beberapa pejabat, ledakan tersebut disebabkan oleh kebakaran yang menyulut 2.750 ton pupuk amonium nitrat yang disimpan selama bertahun-tahun di gudang tersebut.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Lebanon Akiki Beirut