Trump Izinkan Penangkapan Ikan di Kawasan Konservasi Laut

| Minggu, 07/06/2020 00:19 WIB


Area konservasi itu terdiri dari 8.000 kilometer persegi di sebelah timur Cape Cod, berisi spesies laut yang rentan. Presiden AS Donald Trump

Katakini.com - Presiden Donald Trump,  mencabut perlindungan bagi kawasan konservasi laut di lepas pantai New England.

Ia menandatangani perintah mengizinkan penangkapan ikan di perairan yang menurut para pakar lingkungan sangat penting bagi paus kanan yang terancam punah dan biota laut lain yang rentan.

"Kita buka lagi Northeast Canyons untuk penangkapan ikan," ujar Trump dalam pertemuan meja bundar dengan perwakilan industri perikanan dan pejabat Maine. "Kita akan membukanya hari ini."

Northeast Canyons dan Monumen Nasional Seamounts Marine di lepas pantai New England, yang dibentuk oleh mantan Presiden Barack Obama, adalah monumen laut nasional pertama di Samudra Atlantik, dan satu dari hanya lima monumen laut nasional.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Area konservasi itu terdiri dari 8.000 kilometer persegi di sebelah timur Cape Cod, berisi spesies laut yang rentan, seperti karang laut dalam dan paus kanan yang hampir punah, yang jumlahnya hanya sekitar 400.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Paus ini rentan tertabrak kapal dan terjerat alat tangkap. Tetapi di tempat itu nelayan telah lama memanen lobster dan kepiting sehingga melindunginya menuai kemarahan kelompok nelayan komersial. Sebagian dari mereka mengajukan tuntutan.

Trump mengatakan kebijakan Obama membentuk konservasi dan melarang penangkapan ikan "sangat tidak adil bagi nelayan lobster di Maine." Organisasi lingkungan bertekad membatalkan keputusan Trump. [ka/pp]

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Amerika Serikat Kawasan Konservasi