Libya Desak PBB Selidiki Kematian Sipil di Tarhuna

| Minggu, 07/06/2020 05:42 WIB


Lebih dari 106 warga sipil ditemukan tewas di rumah sakit Tarhuna setelah pemerintah merebut kembali kota dari milisi Haftar PBB (foto: minews)

Katakini.com – Duta Besar Libya untuk PBB Taher el-Sonni menyerukan penyelidikan PBB atas kematian sejumlah warga sipil di Kota Tarhuna, salah satu markas panglima perang Khalifa Haftar di Libya barat.

Tuntutan itu disampaikan melalui telepon antara el-Sonni dan Rosemary A. DiCarlo, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian.

"Dalam sebuah panggilan telepon dengan polisi Rosemary DeCarlo, kami meminta penyelidikan segera oleh UNSMIL sehubungan dengan mayat yang ditemukan hari ini di rumah sakit Tarhuna, lebih dari 106 warga sipil termasuk anak-anak dan wanita tampaknya dieksekusi oleh tembakan di kepala," kata el-Sonni melalui Twitter.

Amin al-Hashemi, juru bicara Kementerian Kesehatan Libya, mengatakan tanda-tanda penyiksaan ditemukan di sebagian besar mayat, termasuk wanita dan anak-anak.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Pada Jumat, tentara Libya membebaskan kota strategis Tarhuna dari pasukan Haftar.  Pasukan Haftar melancarkan serangan ke pemerintah Libya sejak April 2019, hingga menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Pemerintah Libya kemudian meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada 26 Maret untuk melawan serangan di ibu kota dan baru-baru ini berhasil merebut kembali lokasi strategis, termasuk pangkalan udara Al-Watiya dan Tarhuna, yang dipandang sebagai pukulan signifikan bagi pasukan Haftar. (Bassel Ibrahim)

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tentara Bayaran PBB Pemberontak Libya