Tokopedia Investigasi Dugaan Kebocoran Data Pengguna

| Minggu, 03/05/2020 08:27 WIB


Saat ini kami terus melakukan investigasi. Tokopedia

Katakini.com - Platform belanja online Tokopedia tengah meninvestigasi dugaan kebocoran data 15 juta pengguna.

"Saat ini kami terus melakukan investigasi dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat kami sampaikan," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2020) malam.

Seorang peretas dalam salah satu forum bernama RaidForums mengklaim dia meretas Tokopedia pada Maret lalu dan mengantongi data dari 15 juta pelanggan.

Data yang diperoleh berupa email, hash kata sandi dan nama.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Tokopedia membenarkan ada upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun, mereka tidak menyebutkan apakah kejadiannya berlangsung pada Maret lalu.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

"Namun, Tokopedia memastikan informasi penting pengguna seperti password tetap berhasil terlindungi," kata Nuraini.

Tokopedia menjamin kata sandi dan informasi krusial pengguna dilindungi dengan enkripsi.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Unicorn tersebut menganjurkan pengguna untuk mengganti kata sandi secara berkala demi menjaga keamanan akun di platform belanja tersebut.

Platfom yang didirikan William Tanuwijaya tersebut memiliki keamanan berlapis dengan one time password atau OTP, yang hanya bisa diakses dalam kurun waktu tertentu.

Tokopedia meminta pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapa pun untuk keperluan apa pun.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tokpedia Kebocoran Data