Beriklan di Google Bakal Diverifikasi Ketat

Budi Wiryawan | Sabtu, 25/04/2020 15:05 WIB


Katakini.com - Maraknya penipuan di dunia maya membuat raksasa teknologi Amerika Serikat Google bakal perketat iklan di platfromnya.

Google lewat induk perusahaannya, Alphabet mewajibkan pengiklan harus menyelesaikan proses verifikasi sebelum membeli ruang iklan.

Hal tersebut membuat proses iklan lebih transparan.Pengiklan perlu menyerahkan identifikasi pribadi dan dokumen bisnis yang membuktikan siapa mereka dan berasal dari negara mana mereka beroperasi.

Google sampai sekarang hanya memerlukan verifikasi identitas untuk pengiklan politik yang beriklan untuk pemilihan di platformnya.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Proses verifikasi juga sering digunakan untuk menyaring pengiklan dengan kualitas rendah, seperti yang berusaha menjual masker medis palsu selama pandemi virus corona.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Google mengatakan akan memulai langkah tersebut dengan memverifikasi pengiklan secara bertahap di Amerika Serikat dan akan dikembangkan lebih luas lagi secara global.

Proses tersebut diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

Google mengatakan pengguna akan bisa melihat informasi tentang pengiklan di balik iklan yang mereka lihat mulai musim panas ini, demikian dinukil dari Reuters.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Google Iklan Penipuan Online