Bos Sampdoria: Apa Jadinya Pertandingan Tanpa Sorak Sorai Penonton

Budi Wiryawan | Kamis, 09/04/2020 13:23 WIB


Sebaliknya, dia memilih untuk mengakhiri kompetisi ketika virus corona (covid-19) mewabah. Pemain Sampdoria Italia

Katakini.com - Presiden klub Serie A Italia, Sampdoria, Massimo Ferrero menolak melanjutkan kompetisi tanpa sorak sorai penonton. Sebaliknya, dia memilih untuk mengakhiri kompetisi ketika virus corona (covid-19) mewabah.

"Marilah tata diri kita sendiri dengan mengatakan bahwa kompetisi ini harus diakhiri saat ini juga," kata Ferrero kepada stasiun televisi Telenord dalam satu wawancara.

"Itu menyakitkan saya untuk bilang saya ingin memulai lagi tapi hanya dengan menyaksikan stadion saya yang adalah paling indah di dunia ketika fans saya menabuh drum," kata dia seperti dikutip Reuters, Kamis (9/4/2020).

Liga Serie A sendiri sudah menyatakan ingin mengakhiri musim ini tetapi tak ada indikasi kapan itu terjadi.

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Pertandingan kemungkinan besar dilangsungkan dalam stadion tertutup atau tanpa kehadiran penonton.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

"Apa jadinya pertandingan tanpa sorak sorai penonton?" kata Ferrero, yang klubnya terakhir kali bermain melawan Verona juga dimainkan dalam stadion tanpa penonton.

"Terluka hati saya mendengar kebisuan seperti itu," kata dia.

Baca juga :
Waka MPR: Disrupsi Energi Global Belum Usai, Fokus Perkuat Ketahanan Energi

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Liga Serie A Sampdoria Massimo Ferrero