Imbas Corona, Arab Saudi Bakal Terapkan Sekolah Virtual

Firman Hakim | Senin, 09/03/2020 11:35 WIB


Kementerian Pendidikan Arab Saudi juga sudah mendirikan kantor pengawasan untuk membantu mengoordinasikan pembelajaran jarak jauh, dan menjawab pertanyaan orang tua Pejalan kaki memakai masker untuk menghindari virus corona ketika kota-kota Iran (Foto: IRNA)

Riyadh, Katakini.com - Pemerintah Arab Saudi mulai menutup sekolah dan universitas pada Senin (9/3), untuk mengendalikan penyebaran virus corona atau yang dikenal COVID-19.

Kementerian Pendidikan Arab Saudi mengatakan, langkah pencegahan direkomendasikan oleh otoritas kesehatan dan dirancang untuk melindungi siswa dan staf.

Dilansir dari Press TV, keputusan tersebut mencakup semua lembaga pendidikan, termasuk sekolah negeri dan swasta, dan lembaga pelatihan teknis dan kejuruan.

"Menteri Pendidikan mengarahkan agar sekolah virtual dan pendidikan jarak jauh diaktifkan sementara sekolah ditutup untuk memastikan bahwa proses pendidikan berlanjut secara efektif dan berkualitas," kata kementerian itu.

Baca juga :
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut

Menteri Pendidikan Arab Saudi, Hamad bin Mohammed Al-Asheikh, membenarkan bahwa keputusan itu merupakan langkah pencegahan dan mengatakan sedang melakukan evaluasi harian dan mingguan sebelum kembali ke sekolah.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Sementara itu, Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, menegaskan bahwa tidak ada kasus virus corona di fasilitas pendidikan mana pun di Kerajaan.

"Alhamdulillah, situasinya meyakinkan, dan tidak ada kasus di fasilitas pendidikan mana pun. Namun, meningkatnya kasus virus corona di negara membuat kami ingin meningkatkan keamanan putra dan putri kami," kata Rabiah..

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

"Jadi kami berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk menutup sekolah sementara," sambungnya.

Kementerian Pendidikan Arab Saudi juga sudah mendirikan kantor pengawasan untuk membantu mengoordinasikan pembelajaran jarak jauh, dan menjawab pertanyaan orang tua.

Komite baru yang dibentuk oleh kementerian juga akan memastikan sekolah virtual berfungsi melalui metode pembelajaran jarak jauh yang disediakan oleh kementerian.

Kebijakan termasuk platform sekolah virtual (Vschool.sa) dan materi yang tersedia dari toko Apple dan Android. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan pelajaran melalui kanal TV Ain serta di YouTube.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Koronavirus Sekolah Virtual