Bantuan Asing Dipangkas, Trump Tingkatkan Pengeluaran Militer

Budi Wiryawan | Senin, 10/02/2020 10:13 WIB


Disebutkan juga bahwa Trump akan mengusulkan pengeluaran yang lebih tinggi untuk pertahanan dan veteran. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (Foto: PressTV)

Washington, Katakini.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan merilis anggaran USD4,8 triliun pada Senin (10/2). Rencananya Pemimpin 73 tahun itu akan memangkas program jaring pengaman sosial dan bantuan asing

Mengutip pejabat senior administrasi Trump, Wall Street Journal melaporkan, anggaran akan meningkatkan pengeluaran militer sebesar 0,3% menjadi USD740,5 miliar untuk tahun fiskal 2021, mulai 1 Oktober.

Disebutkan juga bahwa Trump akan mengusulkan pengeluaran yang lebih tinggi untuk pertahanan dan veteran.

Awal pekan ini, Trump berencana untuk mengeluarkan anggarannya, cetak biru untuk proposal pengeluaran administrasi yang tidak mungkin, sekali lagi, untuk disahkan  Dewan Perwakilan Rakyat yang dikontrol Demokrat, khususnya dalam tahun pemilihan.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Menurut  Wall Street Journal, Gedung Putih mengusulkan untuk memangkas pengeluaran sebesar USD4,4 triliun selama 10 tahun. Anggaran Trump menargetkan penghematan USD2 triliun dari program pengeluaran wajib.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Itu termasuk USD130 miliar dari perubahan penetapan harga obat resep Medicare, USD292 miliar dari pemotongan program jaring pengaman, seperti persyaratan kerja untuk Medicaid dan kupon makanan dan USD70 miliar dari pengetatan aturan kelayakan untuk tunjangan cacat federal.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Serikat Donald Trump Anggaran Negara