Sholat Terasa Hampa? Saatnya Evaluasi Fikih dan Tata Cara Sholat Anda

Anggoro Aristo Priambodo | Jum'at, 14/08/2026 18:04 WIB


Temukan Penyebab Sholat Hampa Melalui Evaluasi Fikih Sesuai Sunnah Rasulullah Ilustrasi foto shalat sebagai penenang hati

Katakini.com - Pernahkah Anda merasakan ibadah sholat yang dijalan kan setiap hari terasa hampa dan sekadar rutinitas tanpa makna?

Bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh tata cara sholat yang belum sepenuhnya sesuai dengan tuntunan fikih Islam.

Rasulullah SAW secara tegas mengingatkan umatnya untuk mendirikan sholat persis sebagaimana beliau mencontohkannya.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, beliau bersabda, "Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat."

Baca juga :
Prabowo Target 30 Ribu Kopdes Beroperasi Akhir 2026, Gerakkan Ekonomi Rakyat

Tanpa pemahaman fikih yang memadai, gerakan sholat rentan terjebak dalam kelalaian serta ketergesa-gesaan.

Baca juga :
Puan Maharani: DPR Harus Terus Mendekat pada Rakyat

Allah SWT telah mengingatkan bahaya kekhusyukan yang hilang dalam Al-Qur`an Surah Al-Ma`un ayat 4 hingga 5: "Maka celakalah orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai terhadap sholatnya."

Kelalaian ini sering kali bermula dari wudhu yang tidak sempurna, padahal bersuci merupakan syarat sah utama ibadah sholat.

Baca juga :
Rerie: Sidang Tahunan MPR RI Bagian Tolok Ukur Pembangunan Bangsa

Selain itu, menyempurnakan tuma`ninah—yaitu berhenti sejenak dengan tenang pada setiap gerakan sholat—merupakan rukun yang tidak boleh diabaikan.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW menegaskan bahwa seburuk-buruk pencuri adalah orang yang mencuri dari sholatnya dengan tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya.

Mempelajari fikih sholat membantu kita memahami keagungan setiap bacaan dan gerakan yang sedang dilafalkan di hadapan Sang Pencipta.

Al-Qur`an menegaskan bahwa kebahagiaan hakiki hanya milik orang-orang beriman yang mampu menjaga kekhusyukan sholatnya, sebagaimana tertuang dalam Surah Al-Mu`minun ayat 1 dan 2.

Kehadiran hati (hudhurul qalb) saat menghadap Allah hanya dapat diraih ketika pikiran dan fisik kita benar-benar menyatu dalam syariat yang benar.

Oleh karena itu, mengkaji ulang kitab-kitab fikih ibadah bersama guru yang bermulazamah menjadi langkah penting yang tidak boleh ditunda.

Jangan biarkan pahala sholat kita terbuang sia-sia hanya karena enggan mempelajari tata cara ibadah yang tepat.

Mari sesegera mungkin memperbaiki kualitas sholat kita agar ibadah ini menjadi penyejuk jiwa serta pembeda dalam kehidupan sehari-hari.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
fikih sholat penyebab sholat hampa tuntunan sholat