
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: MPR)
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa Gerakan Pramuka Indonesia harus mampu berperan aktif dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
"Momentum HUT ke-65 Gerakan Pramuka harus dimanfaatkan untuk mengokohkan eksistensi organisasi kepanduan itu sebagai wahana pembentukan karakter dan kepemimpinan para pemuda di tanah air," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8), dalam rangka menyambut HUT ke-65 Gerakan Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus.
Peringatan tahun ini mengusung tema Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Lestari, peran aktif Gerakan Pramuka bisa menjadi salah satu upaya strategis dalam menjawab tantangan untuk mewujudkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.
Rerie, sapaan akrab Lestari, menekankan bahwa bonus demografi, berupa 70% penduduk Indonesia yang berada pada usia produktif, harus dikelola dengan baik agar tidak berubah menjadi petaka.
"Saatnya para pemuda menciptakan kepemimpinan yang kolaboratif. Anak-anak muda generasi saat ini harus siap menerima tongkat estafet menuju Indonesia Emas. Para pemuda harus bergerak sekarang," ujar Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI.
Kepemimpinan pemuda yang dibangun, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDemi itu, harus berbasis nilai-nilai Pancasila serta empat pilar utama visi Indonesia Emas 2045.
Visi tersebut, tambah Rerie, yaitu kedaulatan dan persatuan, pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta pemerataan pembangunan.
"Gerakan Pramuka harus mampu menjadi satu instrumen yang efektif dalam upaya membentuk generasi unggul dan berjiwa kebangsaan. Ini adalah kunci mencetak generasi emas 2045," pungkas Rerie.
Kamis, 13/08/2026