Iran Kembali Tutup Selat Hormuz hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

M.Habib Saifullah | Minggu, 12/07/2026 10:11 WIB


Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan Kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan setelah sebuah kapal yang dituduh mengabaikan instruksi pelayaran dihentikan akibat terkena tembakan peringatan.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi IRNA pada Minggu, IRGC menyebut sejumlah kapal berupaya melintasi jalur yang tidak diizinkan meski telah berulang kali diperingatkan agar mengubah haluan dan menggunakan rute yang disetujui.

IRGC juga menyatakan satu kapal mematikan sistem operasinya sehingga membahayakan keamanan pelayaran.

Menurut IRGC, kapal tersebut terkena tembakan peringatan sebelum akhirnya dihentikan.

Baca juga :
Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Prancis

IRGC menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut dan sampai intervensi Amerika Serikat di kawasan berakhir.

Baca juga :
Mengapa Hari Koperasi Indonesia Diperingati Setiap 12 Juli?

"Tidak ada kapal yang akan diizinkan melintas," demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga memperingatkan bahwa setiap serangan baru terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang lebih keras, termasuk serangan terhadap pangkalan-pangkalan "musuh" lainnya di kawasan.

Baca juga :
Mantan Kapten Timnas Argentina Meninggal Dunia

Selain itu, IRGC menyalahkan apa yang disebutnya sebagai "campur tangan asing yang melanggar hukum" atas insiden tersebut.

Iran juga menuding Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS bertanggung jawab atas segala konsekuensi jika eskalasi terus berlanjut.

Juni lalu, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang pecah pada akhir Februari serta membuka jalan menuju perjanjian damai jangka panjang.

Nota kesepahaman itu mencakup penghentian segera pertempuran di semua front, pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Meski demikian, kedua negara kembali saling melancarkan serangan pekan ini terkait lalu lintas kapal niaga di Selat Hormuz.

Amerika Serikat menyerang sejumlah sasaran di Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang aset-aset milik AS di berbagai kawasan.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
IRGC Iran Selat Hormuz Perang Iran