Trump: Ukraina takkan Terjadi jika Rusia Masih di G8

M.Habib Saifullah | Sabtu, 20/06/2026 18:05 WIB


Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan konflik Ukraina mungkin tidak akan terjadi jika Barat tidak mengeluarkan Rusia dari Kelompok Delapan (G8). Presiden Donald Trump (Foto: AP)

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan konflik Ukraina mungkin tidak akan terjadi jika Barat tidak mengeluarkan Rusia dari Kelompok Delapan (G8).

"Mereka seharusnya tetap mempertahankan G8. Mungkin tidak akan ada perang antara Rusia dan Ukraina jika mereka melakukannya, tetapi Obama (Rusia) tidak ingin mereka ada di sana," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan The Axios Show, Jumat (19/6).

Sebelumnya, di sela-sela KTT G7 di Evian, Rabu (17/6), Trump menyatakan keraguan bahwa keputusan untuk mengeluarkan Rusia dari G8 adalah keputusan yang tepat.

Menurut Trump, kemungkinan ada satu atau dua negara lain yang ingin Rusia dikeluarkan dari forum G8.

Baca juga :
Alami Pemadaman Listrik Bergilir, Waka MPR Desak PLN Lakukan Ini

"Mereka ingin (Presiden Rusia Vladimir) Putin dikeluarkan. Dulu namanya G8. Maka, akan jauh lebih baik jika mereka mempertahankan format itu," kata Trump.

Baca juga :
MPR dan Unhas Evaluasi Pasal 33 UUD 1945 Perkuat Demokrasi Ekonomi Berkeadilan

Pada April lalu, Trump mengatakan forum ekonomi G8 akan jauh lebih baik jika menahan diri untuk tidak mengeluarkan Rusia.

Trump mencatat sekitar 90 persen diskusi G7 berkaitan dengan Rusia. Pada 2025, dia menyebut pengusiran Rusia dari kelompok itu sebagai kesalahan yang sangat besar.

Baca juga :
BP MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Format G8 pernah berlaku antara tahun 1998 dan 2014, sebelum akhirnya dikurangi menjadi G7 menyusul penyatuan Krimea dengan Rusia.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Perang Ukraina Ukraina Rusia