Vance: Tindakan Militer Terhadap Iran Masih Jadi Pilihan AS

M.Habib Saifullah | Sabtu, 20/06/2026 16:05 WIB


Wakil Presiden AS J.D Vance mengatakana bahwa tindakan militer terhadap Iran masih menjadi pilihan bagi AS Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan pidato di Ruang Roosevelt di Gedung Putih di Washington (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.co - Wakil Presiden AS J.D Vance mengatakana bahwa tindakan militer terhadap Iran masih menjadi pilihan bagi AS.

"Tindakan militer tambahan selalu menjadi salah satu opsi. Kami selalu bisa melakukannya," kata Vance dalam wawancara dengan CBN News yang dirilis pada Jumat (19/6).

Dia menambahkan AS akan mempertimbangkan tindakan tersebut jika Iran tidak mengubah sikapnya.

Pada Minggu (14/6), Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman telah selesai.

Baca juga :
BP MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Kemudian, Kamis dini hari (18/6), kedua negara menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh untuk menjamin berakhirnya konflik militer yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Baca juga :
Waka MPR: Program Peningkatan Literasi Masyarakat Tidak Boleh Berjalan Sendiri-sendiri

Draf kesepahaman itu memberi waktu bagi Iran dan AS selama 60 hari untuk menegosiasikan kesepakatan akhir terkait isu nuklir Iran dan sanksi AS.

Selain itu, memorandum tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.

Baca juga :
Serangan Israel ke Lebanon Meningkat Meski Ada Gencatan Senjata

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wapres AS JD Vance Kesepakatan Damai Iran AS