
Ilustrasi kebakaran.
WASHINGTON - Jumlah korban tewas akibat kecelakaan kerja pabrik pulp dan kertas Nippon Dynawave Packaging Company di Washington, Amerika Serikat, bertambah menjadi dua orang.
Departemen Pemadam Kebakaran Longview pada Selasa (26/5) melaporkan satu orang tewas dan sembilan lainnya belum ditemukan setelah terjadi ledakan bahan kimia.
Petugas damkar mengatakan insiden itu dipicu oleh pecahnya tangki cairan kimia berwarna putih yang digunakan dalam proses pembuatan pulp.
"Satu orang yang dievakuasi dari lokasi kejadian pada Selasa meninggal akibat luka yang dideritanya, sehingga jumlah korban tewas terkonfirmasi menjadi dua," kata pihak damkar dan perusahaan dalam pernyataan bersama pada Rabu.
Pernyataan itu juga menyebut sembilan orang masih hilang, sementara tujuh karyawan dan seorang petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka.
Kepala Damkar Cowlitz County, Scott Goldstein, mengatakan insiden tersebut juga menyebabkan tumpahan dari lokasi pabrik mengalir ke Sungai Columbia.
"Informasi tambahan masih diproses untuk mengklasifikasikan dan mengukur dampaknya," kata Goldstein dalam konferensi pers.
Pemantauan dan mitigasi lingkungan masih berlangsung dengan bantuan Badan Perlindungan Lingkungan AS untuk menilai kualitas udara dan air serta mengoordinasikan penanganan dampak lingkungan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti