
Peneliti menemukan spesies dinosaurus baru berukuran raksasa di Thailand yang dijuluki sebagai titan terakhir (Foto: Live Science)
JAKARTA - Peneliti menemukan spesies dinosaurus baru berukuran raksasa di Thailand yang dijuluki sebagai “titan terakhir”. Dinosaurus bernama Nagatitan chaiyaphumensis itu diperkirakan hidup sekitar 120 juta tahun lalu saat wilayah Asia Tenggara masih beriklim semi-kering.
Temuan terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports pada 14 Mei itu menyebut Nagatitan chaiyaphumensis merupakan sauropoda atau dinosaurus berleher panjang terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara. Panjang tubuhnya diperkirakan mencapai sekitar 27 meter dengan bobot sekitar 30 ton.
Penulis utama studi, Thitiwoot Sethapanichsakul, mengatakan ukuran dinosaurus tersebut jauh melampaui kebanyakan dinosaurus yang dikenal publik. Menurut dia, beratnya diperkirakan lebih dari 10 ton dibandingkan Diplodocus terkenal bernama Dippy.
Meski demikian, Nagatitan chaiyaphumensis masih lebih kecil dibanding kerabat sauropoda raksasa dari Amerika Selatan seperti Patagotitan dan Argentinosaurus. Dua dinosaurus tersebut diketahui memiliki ukuran jauh lebih besar dan menjadi salah satu hewan darat terbesar sepanjang sejarah Bumi.
Fosil dinosaurus ini ditemukan di Formasi Khok Kruat, Provinsi Chaiyaphum, Thailand timur laut. Penemuan awal bermula pada 2016 ketika seorang warga setempat melihat tulang-belulang fosil di sisi kolam yang mulai mengering.
Tim peneliti kemudian menemukan sejumlah bagian tubuh dinosaurus, termasuk ruas tulang belakang, tulang panggul, hingga tulang kaki. Salah satu temuan terbesar adalah tulang paha kanan yang diperkirakan memiliki panjang sekitar dua meter atau setinggi manusia dewasa.
Nagatitan chaiyaphumensis termasuk kelompok somphospondylan sauropod, yakni subkelompok dinosaurus berleher panjang yang hidup sejak akhir periode Jurassic hingga Cretaceous. Fosil kelompok ini sebelumnya telah ditemukan di berbagai benua di dunia.
Peneliti menyebut bentuk ruas tulang belakang dan tulang kaki dinosaurus tersebut berbeda dari sauropoda lain yang pernah ditemukan sebelumnya. Karakteristik itu menjadi dasar penetapan spesies baru dalam dunia paleontologi.
Nama “Nagatitan” diambil dari sosok naga dalam budaya Asia yang banyak dikenal di Thailand timur laut dan identik dengan unsur air serta ajaran Buddha. Sementara kata “titan” merujuk pada raksasa dalam mitologi Yunani.
Adapun nama spesies “chaiyaphumensis” diberikan berdasarkan lokasi penemuannya di Provinsi Chaiyaphum. Wilayah tersebut diketahui menyimpan lapisan batuan termuda di Thailand yang masih mengandung fosil dinosaurus.
Menurut peneliti, lapisan batuan yang terbentuk setelah periode itu kemungkinan tidak lagi menyimpan fosil dinosaurus karena wilayah tersebut berubah menjadi laut dangkal menjelang akhir zaman dinosaurus. Kondisi itu membuat Nagatitan chaiyaphumensis diduga menjadi salah satu sauropoda besar terakhir yang hidup di Asia Tenggara.
“So this may be the last or most recent large sauropod we will find in Southeast Asia,” kata Sethapanichsakul.