Belanja Bahan Bakar Maskapai AS Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

M. Habib Saifullah | Jum'at, 08/05/2026 15:01 WIB


Belanja bahan bakar maskapai penerbangan AS melonjak di tengah gejolak konflik yang terjadi di Timur Tengah yang masih memanas. Ilustrasi maskapai pesawat (Foto: hubud)

JAKARTA - Belanja maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) melonjak di tengah gejolak konflik yang terjadi di Timur Tengah yang masih memanas.

Dilaporkan bahwa maskapai AS menghabiskan 5,06 miliar dolar AS untuk bahan bakar jet pada bulan Maret, angka ini meningkat 56,4 persen dari bulan Februari dan 30,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Menurut Departemen Perhubungan AS pada Rabu, maskapai AS mengonsumsi 1,615 miliar galon bahan bakar, yang mencerminkan peningkatan 19,5 persen dari Februari dan kenaikan 0,4 persen dari Maret 2025.

Biaya rata-rata bahan bakar pada Maret tercatat 3,13 dolar AS per galon, naik 74 sen (30,9 persen) dari Februari dan 72 sen (29,9 persen) lebih tinggi dari setahun sebelumnya.

Baca juga :
ASDP dan ALDEI Teken Nota Kesepahaman Perkuat Ekosistem Logistik Nasional

Lonjakan harga bahan bakar yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah telah memberikan tekanan signifikan terhadap operasional maskapai.

Baca juga :
AirNav dan CAAS Bahas Kolaborasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara Asia Pasifik

Spirit Airlines, maskapai AS bertarif sangat rendah yang berkantor pusat di Florida, pada Sabtu (2/5) mengumumkan bahwa mereka resmi berhenti beroperasi setelah lonjakan biaya bahan bakar menghambat kemampuannya untuk keluar dari kebangkrutan.

 

Baca juga :
Rerie Sebut Pencegahan dan Penegakan Hukum Perlindungan Anak Harus Diperkuat Bersamaan
 
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Maskapai AS Konflik Timur Tengah Harga Avtur Belanja Bahan Bakar