Kemenhub Serahkan Sertifikat Tipe Validasi Pesawat Kargo Tanpa Awak pada Manufaktur China

Aliyudin Sofyan | Sabtu, 02/05/2026 20:18 WIB


Tim ahli kelaikudaraan sebelumnya telah melaksanakan misi Validation Type Certification secara langsung di fasilitas Ursa Aeronautical Technology di Shihezi, China Penyerahan Sertifikat Tipe Validasi untuk pesawat drone kargo ke Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd., perusahaan pembuat pesawat dari China. Foto: hubud/katakini

JAKARTA– Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk pesawat kargo tanpa awak atau drone pesawat kargo model HY100 kepada manufaktur asal China, Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd, Rabu (29/4/2026).

“Kami memastikan seluruh proses sertifikasi berjalan secara komprehensif, mulai dari evaluasi desain, uji sistem, hingga uji terbang, sehingga aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kehadiran drone kargo skala besar ini membuka peluang baru dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik nasional,” ujar Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Sokhib Al Rokhman melalui keterangannya, Minggu (2/5/2026).

Ditjen Perhubungan Udara melalui tim ahli kelaikudaraan sebelumnya telah melaksanakan misi Validation Type Certification secara langsung di fasilitas Ursa Aeronautical Technology di Shihezi, China, pada 3 hingga 15 Maret 2026. Tim melakukan serangkaian uji dan evaluasi menyeluruh untuk memastikan desain, spesifikasi, serta operasional sistem UAS HY100 memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional.

Dengan kapasitas muatan hingga 1,9 ton, drone HY100 berpotensi mentransformasi sektor logistik nasional. Teknologi ini mampu mempercepat distribusi rantai pasok, menjangkau wilayah terpencil, serta meningkatkan efisiensi operasional industri logistik.

Baca juga :
Masih Ada Haji Ilegal, Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Penindakan

Sebagai langkah mitigasi dan tahapan awal pengoperasiannya, operasional dari HY100 ini akan difokuskan terlebih dahulu di dalam ruang udara yang terpisah (segregated airspace).

Baca juga :
Hari ke-8 Operasional Haji Lancar, Kemenhaj Ingatkan Bayar Dam di Saudi

Berdasarkan hasil evaluasi teknis yang telah dilakukan, Ditjen Perhubungan Udara telah memetakan kebutuhan operasional tersebut dan saat ini tengah menyiapkan perangkat regulasi lanjutan yang secara khusus mengakomodasi karakteristik pengoperasian teknologi baru ini.

Baca juga :
Januari hingga April, InJourney Airports Tambah 53 Rute Penerbangan Baru
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Drone Kargo Sertifikat tipe validasi Sokhib Rokhman