Mendikdasmen Alokasikan Rp2,1 Miliar untuk Sekolah di Minahasa

Vaza Diva | Kamis, 30/04/2026 15:30 WIB


Penguatan karakter siswa di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dilakukan sejalan dengan upaya perbaikan sarana pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti saat meninjau langsung program revitalisasi sekolah di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Foto: Humas Kemendikdasmen)

SULAWESI - Penguatan karakter siswa di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dilakukan sejalan dengan upaya perbaikan sarana pendidikan.

Di SD Negeri Sinuian, kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak menjadi perhatian serius. Dari total enam ruang kelas, hanya satu ruangan yang masih dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sebagai respons atas situasi tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti memulai proses revitalisasi menyeluruh dengan melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan kembali sekolah tersebut.

“Sekolah ini kondisinya sudah sangat tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar. Karena itu akan kita bangun kembali pada tahun 2026,” ucap Abdul Mu`ti.

Baca juga :
Peringatan Hari Jazz Internasional Setiap 30 April, Ini Sejarahnya

Revitalisasi dilakukan secara menyeluruh dengan total anggaran sebesar Rp2,131 miliar.

Baca juga :
KPK Perpanjang Masa Penahanan Fadia Arafiq

Program ini mencakup rehabilitasi enam ruang kelas, ruang administrasi, perpustakaan, pembangunan toilet, serta penataan lingkungan sekolah.

Bangunan sekolah dirancang bertingkat agar lebih representatif dan mampu menjawab kebutuhan pembelajaran jangka panjang.

Baca juga :
Saka Sebut Arsenal Bidik Kemenangan di Leg Kedua Liga Champions

Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada murid, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Pelaksanaan revitalisasi yang menggunakan sistem swakelola akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. 

Bahan bangunannya diprioritaskan dibeli dari toko-toko di sekitar sekolah sehingga perputaran ekonomi lokal turut bergerak. 

Secara nasional, revitalisasi SD Negeri Sinuian menjadi bagian dari agenda besar pemerataan kualitas pendidikan. Khusus untuk Sulawesi Utara, sebanyak 255 sekolah tercakup dalam program revitalisasi tahun 2026.

Untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar meliputi wilayah Sitaro (21 sekolah), Sangihe (4 sekolah), dan Talaud (24 sekolah).

Revitalisasi fisik sekolah tidak berdiri sendiri. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memandang perbaikan infrastruktur sebagai fondasi yang tidak terpisahkan dari penguatan karakter peserta didik.

Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Pagi Ceria, yang meliputi pembiasaan berdoa, menyanyikan lagu kebangsaan, dan kegiatan positif di awal hari telah dijalankan di sekolah-sekolah yang dikunjungi Menteri Abdul Mu`ti dalam rangkaian kegiatan di Sulawesi Utara.

Karakter yang dibangun melalui pembiasaan positif dan lingkungan belajar yang layak merupakan dua sisi yang saling menguatkan.

Model ini tidak berhenti di Kabupaten Minahasa, melainkan dirancang untuk menjadi gerakan nasional yang memastikan setiap anak Indonesia belajar di lingkungan yang aman, layak, dan bermakna.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Program Kemendikdasmen Revitalisasi Sekolah Mendikdasmen Abdul Mu`ti Sulawesi Utara