Trump Ancam Bom Fasilitas Nuklir Iran Jika Perundingan Gagal

M. Habib Saifullah | Selasa, 31/03/2026 13:20 WIB


Presiden AS mengancam akan mengahancurkan fasilitas nuklir Iran jika pembicaraan untuk mengakhiri perang gagal. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Anadolu)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi penting milik Iran jika negosiasi untuk mengakhiri serangan gabungan Amerika-Israel tidak mengalami kemajuan.

Hal ini disampaikan oleh Trump melalui platform Truth Social pada Senin (30/3).

"Jika Selat Hormuz tidak segera dibuka untuk urusan bisnis; maka kami akan mengakhiri sikap diam kami di Iran dengan meledakkan dan menghancurkan sepenuhnya semua pembangkit listrik mereka, sumur minyak, dan Pulau Kharg (dan mungkin semua pabrik desalinasi!)," tulis Trump.

Meskipun mengeluarkan peringatan tersebut, dia mengatakan bahwa diskusi serius sedang berlangsung dengan rezim Iran yang baru dan lebih masuk akal.

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Trump mengatakan juga kepada Bloomberg bahwa Iran ingin menyelesaikan dan menyebut bahwa perang tersebut berjalan sangat luar biasa baik.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Sebelumnya, Iran membantah adanya negosiasi langsung dengan Amerika dan menyebut bahwa kontak terbaru hanya berupa pesan yang disampaikan melalui perantara.

Negara-negara di kawasan telah berupaya menjadi penengah untuk mencapai kesepakatan antara kedua pihak, dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Ishaq Dar menyatakan bahwa Islamabad bersedia menjadi tuan rumah pembicaraan.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu (29/3), Trump mendorong upaya diplomatik, dengan perantara termasuk Pakistan, Turki, dan Mesir yang terlibat dalam kontak tidak langsung antara Washington dan Teheran. Pembicaraan tidak langsung yang dilakukan lewat utusan Pakistan itu, tambah Trump, menunjukkan kemajuan.

"Kesepakatan bisa dicapai dengan cukup cepat," ujar Trump.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden AS Donald Trump Perang Iran Nuklir Iran