Kementrans-PT Agrinas Bahas Pengembangan Produksi Pangan di Kawasan Transmigrasi

M.Habib Saifullah | Jum'at, 27/02/2026 06:31 WIB


Kementrans dan PT. Agrinas Pangan Nusantara tengah membahas rencana sinergi pemanfaatan kawasan transmigrasi untuk sentra produksi pertanian Menteri Transmigrasi (Mentrans) M.Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menerima audiensi dari PT. Agrinas Pangan Nusantara (Foto: Humas Kementrans)

JAKARTA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan PT. Agrinas Pangan Nusantara tengah membahas rencana sinergi pemanfaatan kawasan transmigrasi untuk sentra produksi pertanian, dukungan mekanisasi, serta integrasi program koperasi desa dalam memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir.

Rencananya PT. Agrinas Pangan Nusantara akan membangun sentra produksi pangan di Kawasan Transmigrasi seperti di Merauke, Papua Selatan.

"Kami tentu ingin menyerap apa yang bisa kita kolaborasikan. Pada prinsipnya kami siap untuk ikut membantu, ikut support," kata Mentrans Iftitah dalam audiensi yang dilaksanakan di Kantor PT. Agrinas Pangan Nusantara, Kamis (26/2/2026).

"Saya melihat banyak sekali persamaan yang perlu kita segera bisa wujudkan bersama," kata Direktur Utama PT. Agrinas Nusantara Pangan, Joao Angelo De Sousa Mota.

Baca juga :
IMF dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Krisis dari Selat Hormuz

Mentrans turut menegaskan arah kebijakan transmigrasi saat ini telah berevolusi. Fokus tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan membangun ekosistem ekonomi baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Baca juga :
Legislator PKB Usul Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap

"Kami mau menyampaikan, bahwa transmigrasi hari ini juga sudah berevolusi, dari yang tadinya memindahkan penduduk, sekarang ini menjadi pencipta ekosistem ekonomi baru berbasis trans lokal," kata Menteri Iftitah.

Fokus transformasi tersebut diarahkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga :
Registrasi SIM HP Pakai Biometrik Wajah Wajib Mulai 1 Juli 2026

"Inklusif dalam arti kata bahwa membuka lebih banyak lapangan kerja, berkeadilan dalam konteks upah yang cukup layak, kemudian berkelanjutan adalah ada keberlanjutan menjaga kelesteraan lingkungan," lanjut Mentrans.

Terkait potensi pengembangan kawasan pangan, Direktur Operasional PT. Agrinas Pangan Nusantara Yudha Rusniwan, menyoroti peluang kerja sama di wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke, yang dinilai memiliki komunitas pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

"Waktu kami melangkah di wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke. Jika memang ada kawasan yang memiliki komunitas pertanian, terutama padi dan peternakan, itu bisa menjadi wilayah potensi bagi kami," ujar dia.

Melalui sinergi ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan produksi, efisiensi distribusi, serta penciptaan lapangan kerja baru di kawasan transmigrasi.

Kementerian Transmigrasi menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mendorong transformasi kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kabar Transmigrasi M.Iftitah Sulaiman Kementerian Transmigrasi PT Agrinas