Bangkitkan Peternak di Tingkat Desa, Mendes Yandri Gandeng Kurma Adzwa Farm

M. Habib Saifullah | Senin, 26/01/2026 16:27 WIB


Mendes PDT Yandri Susanto berkomitmen membangkitkan peternak di desa sehingga roda ekonomi berputar dan bermanfaat untuk masyarakat setempat. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat audiensi dengan Owner Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya (Foto: Humas Kemendes PDT)

JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto berkomitmen membangkitkan peternak di desa sehingga roda ekonomi berputar dan bermanfaat untuk masyarakat setempat.

Salah satunya dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak termasuk Kurma Adzwa Farm, peternakan domba yang menggabungkan pengelolaan modern dengan pendekatan ramah lingkungan.

Kolaborasi ini tidak terbatas pada pengelolaan domba namun juga peningkatan kualitas SDM dalam bidang peternakan. Para remaja desa akan dikirim belajar ke Jepang dan pulang ke Indonesia untuk mengamalkan ilmunya berikut dengan pembangunan sistem peternakan yang tepat.

Hal ini sebagaimana kampanye yang disampaikan Mendes Yandri agar para pemuda berkarya di desa. Tentunya untuk membangun desa mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

"Ini sudah senafas sama kita. Ini sesuai program kita sekarang yaitu pemuda pulang ke desa. Kita akan kembangkan ekosistem peternakan ini dan kita maksimalkan," katanya saat audiensi dengan Owner Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya, Senin (26/1/2026).

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China

Gerakan Kurma Adzwa Farm dalam meningkatkan kualitas SDM diapresiasi Mendes Yandri dan didukung dengan kolaborasi yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Pasalnya Indonesia memiliki peluang besar salah satunya melalui bonus demografi yang tidak membatasi pada pengetahuan dari dalam negeri.

Menurut Mendes Yandri, pendampingan ini harus disertai dengan pemberdayaan untuk memastikan keberlanjutan atas program tersebut. Jika keduanya terlaksana secara maksimal maka dipastikan sukses dan membawa manfaat besar untuk masyarakat desa.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

"Jadi ini butuh pendampingan dan pemberdayaan. Kalau didampingi terus tanpa pemberdayaan mereka marah. Kalau kita berdayakan tanpa pendampingan maka hilang itu. Kalau kita kasih model mesti kita kasih pendampingan, kalau kita kasih pendampingan harus ada pemberdayaan," tutur Mendes Yandri.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kabar Desa Yandri Susanto Adzwa Farm Peternakan