Ketegangan Meningkat, Italia Melarang Demonstrasi pro-Palestina 7 Oktober

Yati Maulana | Selasa, 07/10/2025 18:05 WIB


Ketegangan Meningkat, Italia Melarang Demonstrasi pro-Palestina 7 Oktober Demonstran pro-Palestina membawa bendera dalam protes untuk mengecam pencegatan beberapa kapal Armada Sumud Global oleh pasukan Israel yang bertujuan mencapai Gaza dan mematahkan blokade laut Israel, di Bologna, Italia, 2 Oktober 2025. REUTERS

MILAN - Pihak berwenang di kota Bologna, Italia utara, melarang demonstrasi pro-Palestina yang direncanakan pada hari Selasa, dengan alasan risiko kerusuhan, menyusul protes dan bentrokan dengan polisi selama berhari-hari di seluruh Italia, kata seorang perwakilan Menteri Dalam Negeri setempat.

Kelompok Giovani Palestinesi (Pemuda Palestina) Italia telah menjadwalkan demonstrasi di kota Bologna dan Turin untuk memperingati dua tahun serangan militan Hamas di Israel yang menewaskan 1.200 orang.

"Demonstrasi akan dilarang keras," kata Enrico Ricci, kepala daerah di Bologna, kepada para wartawan, karena pihak berwenang setempat khawatir akan kemungkinan bentrokan setelah kekerasan meletus di Roma pada akhir pekan.

Giovani Palestinesi mengonfirmasi di Instagram bahwa mereka berencana untuk tetap mengadakan pertemuan meskipun ada larangan. Duta Besar Israel untuk Italia, Jonathan Peled, telah memprotes inisiatif "yang bertujuan untuk mengagungkan pembantaian 7 Oktober dan berhasil bekerja sama dengan otoritas Italia untuk membatalkan acara tersebut," kata Kementerian Luar Negeri Israel di X.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Ratusan ribu orang berbaris melalui pusat kota Roma pada hari Sabtu untuk hari keempat protes berturut-turut di Italia sejak Israel mencegat armada internasional yang mencoba mengirimkan bantuan ke Gaza, dan menahan para aktivisnya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Komunitas Yahudi di Milan telah memilih untuk mengadakan peringatan serangan Hamas yang sederhana.
"Kami akan berada di alun-alun kota, dilindungi oleh penegak hukum. Kami akan bertemu di antara kami sendiri, tetapi untuk alasan ketertiban umum, polisi melarang kami mengumumkan lokasinya," kata Davide Romano, direktur Museum Brigade Yahudi, seperti dikutip oleh harian la Repubblica.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Israel Palestina Genocida Gaza Aksi Protes Italia