Tips Mencegah Penyakit Campak pada Anak

M.Habib Saifullah | Rabu, 27/08/2025 01:05 WIB


Campak atau measles adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan masih menjadi ancaman kesehatan anak di berbagai negara, termasuk Indonesia Arsip foto - Petugas kesehatan memberikan vaksin polio dan campak kepada anak balita saat imunisasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Campak atau measles adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan masih menjadi ancaman kesehatan anak di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius, mulai dari diare, pneumonia, hingga radang otak. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, kasus campak cenderung meningkat di beberapa wilayah yang cakupan vaksinasinya rendah.

Pakar kesehatan anak menekankan bahwa pencegahan campak jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan. Dengan langkah sederhana yang tepat, risiko penularan virus campak pada anak dapat ditekan secara signifikan.

Berikut beberapa cara mencegah campak pada anak yang disarankan oleh para ahli:

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

1. Imunisasi Campak

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Vaksinasi adalah langkah utama untuk mencegah campak. Anak dianjurkan mendapat vaksin MR (Measles-Rubella) atau MMR (Measles, Mumps, Rubella) sesuai jadwal imunisasi nasional, yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat masuk sekolah dasar.

2. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Ajari anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta menghindari berbagi alat makan dan minum. Kebersihan lingkungan rumah juga harus dijaga agar virus tidak mudah menyebar.

3. Perkuat Sistem Imun Anak

Pastikan anak mendapat asupan gizi seimbang, cukup vitamin A, serta tidur yang cukup. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan lebih mampu melawan infeksi virus.

4. Hindari Kontak dengan Penderita Campak

Campak sangat menular melalui percikan batuk dan bersin. Jika ada anggota keluarga atau teman yang terinfeksi, jauhkan anak sementara waktu sampai penderita dinyatakan sembuh.

5. Rutin Periksa Kesehatan

Orang tua dianjurkan membawa anak ke fasilitas kesehatan secara rutin. Pemeriksaan medis dapat mendeteksi lebih awal bila ada gejala awal campak atau penyakit menular lainnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Campak Vaksin Anak anak