Pramono Sebut Angka Kemacetan Jakarta Turun

M. Habib Saifullah | Sabtu, 23/08/2025 17:30 WIB


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim kemacetan di Jakarta mengalami penurunan. Ilustrasi kemacetan Jakarta (Foto: Unsplash/Marcel Ardivan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim kemacetan di Jakarta mengalami penurunan meski sempat ada kemacetan parah di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Ia mengaku faktor pembangunan yang berjalan saat ini membuat kawasan tersebut mengalami kemacetan parah.

Pram mengaku telah secara resmi meminta kepada pihak yang melakukan pembangunan agar bedeng-bedeng yang melintang di jalan dikecilkan. Jika proyek sudah selesai agar bedeng yang ada di sana langsung dibuka.

"Bisa dilihat secara keseluruhan, sebenarnya kemacetan saat ini turun signifikan tapi kemacetan horor di TB Simatupang ini memang terjadi," kata Pramono, dikutip dari ANTARA, Sabtu (23/8/2025).

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Selain itu, untuk pengaturan lalu lintas di lokasi yang ada bedeng-bedeng proyek agar disiagakan petugas Kepolisian, Dinas Perhubungan atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

"Saya tidak ingin ada Pak Ogah di lokasi tersebut," ujar dia.

Pram juga menyetujui usulan Dishub DKI Jakarta untuk membuka trotoar dan sejumlah pembatas yang ada sebagai solusi sementara agar arus lalu lintas kembali normal.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

"Yang paling penting kemacetan ini dapat teratasi," kata Pramono.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Dinas Bina Marga akan menggunakan trotoar di Jalan TB Simatupang guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.

"Kami dengan Dinas Bina Marga akan mengambil sedikit trotoar, khususnya yang di TB Simatupang, di area Cibis Park sehingga lebar lajur lalu lintas, paling tidak kita bisa kembalikan dua lajur,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Kamis (221/8).

Syafrin menjelaskan, upaya ini dilakukan karena adanya proyek galian di kawasan tersebut. Salah satunya adalah galian pipanisasi air minum.

Karena adanya bedeng-bedeng yang menutupi proyek tersebut, hal inilah yang mengakibatkan Jalan TB Simatupang sering mengalami macet.

Mulai dari simpang Pasar Minggu sampai Ampera ada pembangunan pipanisasi dan peningkatan kapasitas pipanisasi air minum PAM Jaya. "Kemudian mulai dari Ampera sampai dengan ke SPBU mendekati Fatmawati itu pekerjaan PAL Jaya," kata Syafrin.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Kemacetan TB Simatupang