Akhir 2024, Aset Negara Tembus Rp13.692

Budi Wiryawan | Rabu, 02/07/2025 19:05 WIB


Dari sisi operasional, pendapatan yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar Rp3.115,3 triliun Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto:Tribunnews)

JAKARTA - Akhir 2024, Neraca pemerintah Indonesia menunjukkan penguatan yang berkelanjutan, tepatnya per 31 Desember 2024.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan peningkatan signifikan pada total aset negara.

Menurut Sri Mulyani, total aset negara pada tahun 2024 telah mencapai Rp13.692,4 triliun. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan catatan tahun 2023 yang sebesar Rp13.072,8 triliun.

Dari sisi operasional, pendapatan yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar Rp3.115,3 triliun.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Namun, pendapatan ini masih lebih rendah dibandingkan beban operasional yang mencapai Rp3.353,6 triliun, sehingga menghasilkan defisit operasional sebesar Rp238,3 triliun.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

"Di sisi lain, kegiatan non-operasional mencatatkan surplus Rp22,7 triliun, sehingga defisit operasional secara keseluruhan tercatat Rp215,7 triliun," kata Sri Mulyani.

Sebagai pelengkap informasi keuangan, Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa Laporan Arus Kas Tahun 2024 menunjukkan aktivitas pendanaan dan aktivitas transitoris mencatat arus kas positif. Di sisi lain, aktivitas operasi dan aktivitas investasi mencatatkan arus kas negatif.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sri Mulyani Necara Aset Negara Pendapatan