Indonesia Bakal Kirim Bantuan Beras 10 Ribu Ton ke Palestina

Budi Wiryawan | Kamis, 12/06/2025 17:05 WIB


Ia juga menyebut 10 ribu ton beras berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Pencapaian CBP 4 juta ton menjadi simbol kemandirian bangsa. (foto:ilustrasi beras)

JAKARTA - Indonesia bakal akan mengirimkan bantuan beras ke Palestina sebesar 10 ribu ton yang dijadwalkan bulan ini.

"Bantuan Palestina 10 ribu ton," kata Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (12/6/29025).

Pemerintah bekerja sama dengan TNI untuk pengiriman ke negara tersebut. Diharapkan, bulan ini bantuan 10 ribu ton beras sudah bisa diberangkatkan.

"Mudah-mudahan dalam bulan ini sudah bisa berangkat. TNI berlayar ke sana, ke Jordan atau ke Palestina," ujar Zulhas.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan pemerintah mengupayakan dalam waktu tiga pekan persiapan pengiriman beras dapat diselesaikan.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Ia juga menyebut 10 ribu ton beras berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

"Karena menggunakan cadangan beras pemerintah, maka nanti Badan Pangan akan menugaskan Bulog untuk 10 ribu ton untuk Palestina," katanya.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Terkait dengan anggaran yang digunakan, lanjut Arief, akan menggunakan dana Indonesian Aid dengan persetujuan Kementerian Keuangan.

Indonesian Aid merupakan badan layanan umum yang berada di bawah Kementerian Keuangan, di mana bertanggung jawab dalam pemberian hibah kepada berbagai pihak yang memenuhi syarat.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Palestina Bantuan Beras Zulkifli Hasan