Rupiah Tertekan, BI Intervensi Pasar Valuta Asing

Budi Wiryawan | Selasa, 08/04/2025 01:05 WIB


Rupiah tertekan usai Amerika Serikat (AS) mengenakan tarif impor pada produk Indonesia hingga 32% Bank Indonesia

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) gerak cepat untuk stabilkan nilai tukar Rupiah yang tertekan akibat gejolak pasar global.

Rupiah tertekan usai Amerika Serikat (AS) mengenakan tarif impor pada produk Indonesia hingga 32%.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar hari ini, Senin (7/4/2025), BI putuskan untuk intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar luar negeri maupun domestik.

“Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya tekanan global setelah Amerika Serikat dan Tiongkok terlibat dalam kebijakan tarif balasan. Ketegangan perdagangan tersebut telah memicu kepanikan di pasar keuangan global, mendorong keluarnya arus modal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Senin (7/4/2025).

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Di tengah libur panjang Lebaran, BI mencatat tekanan terhadap nilai tukar Rupiah terjadi di pasar luar negeri, terutama melalui instrumen Non Deliverable Forward (NDF).

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Untuk meredam gejolak ini, BI telah melakukan intervensi secara aktif di pasar Asia, Eropa, dan New York.

Mulai besok, Selasa (8/4/2025), saat pasar domestik kembali dibuka, BI akan melanjutkan intervensi secara agresif. Ini mencakup intervensi di pasar valas (baik spot maupun DNDF) dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Selain itu, BI juga akan mengoptimalkan instrumen likuiditas Rupiah guna memastikan ketersediaan dana di pasar uang dan sistem perbankan.

Adapun langkah-langkah ini bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mempertahankan kepercayaan pelaku pasar serta investor terhadap perekonomian Indonesia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Indonesia Rupiah Valuta Asing