OTT KPK di Kalsel Terkait Suap Pengadaan Barang dan Jasa

Budi Wiryawan | Senin, 07/10/2024 19:35 WIB


Operasi senyap itu diduga terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang menyeret nama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor Nilai IPAK 2024 turun dibanding tahun sebelumnya. (foto:Gedung KPK/Sindo News)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) pada Minggu, 6 Oktober 2024. 

Operasi senyap itu diduga terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang menyeret nama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

"Perkara PBJ," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan, Senin 7 Oktober 2024.

Alex menyebut ada dugaan persekongkolan dalam penunjukan pelaksana proyek disertai pemberian sejumlah fee oleh penyelenggara negara di Pemprov Kalsel.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

"Belum ada solusi jitu untuk menghilangkan praktik korupsi PBJ," kata Alex.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Diberitakan sebelumnya, KPK menduga ada penyerahan uang terkait suap melalui orang kepercayaan Sahbirin. Namun, KPK belum menjelaskan lebih lanjut mengenai OTT itu, termasuk identitas para pihak yang ditangkap. 

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
OTT KPK Suap Pengadaan Barang Kalsel