Tercemar Pupu Pertanian, 15 Danau di Indonesia Kritis

Budi Wiryawan | Sabtu, 25/05/2024 22:46 WIB


Tercemar Pupu Pertanian, 15 Danau di Indonesia Kritis Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

DENPASAR - Setidaknya ada 15 danau masuk kategori kritis disebabkan sistem pertanian yang kurang baik di kawasan hulu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pertanian jagung yang ditanam di wilayah hulu danau dan diberikan pupuk.

Pupuknya larut saat hujan, kemudian masuk ke badan-badan air atau sungai dan terbawa ke danau.

Untuk itu pentingnya merevitalisasi danau dalam memajukan air konservasi serta mempertahankan akses berkelanjutan terhadap air baku.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
"Erosi dan sedimen sebagian besar adalah dari darat. Jadi kita harus mendekatkan sektor pertanian ke sektor air," kata Menteri Basuki, Sabtu (25/5/2024).

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?
Menteri Basuki juga menyebutkan, dalam mendukung produktivitas pertanian di Indonesia, selama periode 2015-2023 Kementerian PUPR telah menyelesaikan dan meresmikan 42 dari 61 yang dibangun hingga 2024.

Dengan selesainya 61 bendungan tersebut akan meningkatkan luasan irigasi seluas 363 ribu hektare dan berpotensi meningkatkan produksi padi menjadi 2 juta ton per tahun.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara
Selain itu Kementerian PUPR juga membangun dan rehabilitasi jaringan irigasi dengan total target selama tahun 2015 –2024 bertambah menjadi 1,2 juta hektare dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 4,4 juta hektare.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 15 danau kritis Sistem pertanian