Jelang Mudik Lebaran, Pemerintah Harus Tuntaskan Soal Jalan Berlubang dan Truk ODOL

Aliyudin Sofyan | Kamis, 21/03/2024 17:49 WIB


Permasalahan jalan berlubang masih banyak ditemukan di beberapa wilayah, terutama di jalan pantura (Pantaui Utara) yang menjadi jalan utama bagi para pemudik lebaran. Anggota Komisi V DPR RI FPG, Mohammad Fauzi. Foto: dpr

JAKARTA – Masa Mudik Lebaran 1445 H/2024 semakin mendekat. Pemerintah harus segera melakukan berbagai persiapan agar kegiatan mudik kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Persoalan jalan berlubang dan truk Over Demensi Over Load (ODOL) harus segera diselesaikan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema "Peran DPR Pastikan Mudik Aman, Silaturahmi Nyaman" yang digelar di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini mengatakan bahwa permasalahan jalan berlubang masih banyak ditemukan di beberapa wilayah, terutama di jalan pantura (Pantaui Utara) yang menjadi jalan utama bagi para pemudik lebaran.

“Kita masih lebih banyak membuat jalan dibanding memelihara jalan. Padahal kalau itu dialokasikan secara maksimal maka saya yakin pembiayaannya akan lebih murah dibanding kita membuat jalan baru atau memperbaiki secara total,” kata Fauzi.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Oleh karena itu, Fauzi menegaskan pemeliharaan jalan harus juga dikedepankan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Legislator Dapil Sulawesi Selatan III tersebut mengingatkan Pemerintah jangan hanya bicara tentang perbaikan jalan pada saat menjelang Lebaran saja.

Fauzi juga mengingatkan Kementerian Perhubungan bahwa masih banyaknya permasalahan Truk ODOL yang sangat berdampak kepada kerusakan jalan raya.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

“Akibat truk ODOL yang melebihi kapasitas maksimal dari sisi berat maupun dimensi yang melintas, sehingga banyak jalan-jalan menjadi hancur,” ujarnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dialektika demokrasi Lebaran ODOL Komsi V