Para pengunjuk rasa, sebagian besar pendukung Houthi, menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, di Sanaa, Yaman 5 Juli 2024. REUTERS
JAKARTA - Bentrokan sengit antara pemberontak Houthi Yaman dan pasukan pemerintah tewaskan sedikitnya 120 pejuang sejak Kamis (3/9/2026), menurut rekapitulasi data dari dua pejabat militer dan sumber medis di wilayah yang dikuasai pemberontak.
Seorang pejabat militer di pesisir Laut Merah melaporkan 24 anggotanya tewas, sementara pejabat militer lainnya di wilayah pedalaman Taiz menyebutkan 15 tentaranya tewas di lokasi tersebut.
Sedikitnya 42 milisi Houthi juga tewas, menurut sumber medis di wilayah yang berada di bawah kendali mereka.
Bentrokan mematikan tersebut pecah di Yaman pada Kamis, setelah pasukan Houthi melancarkan serangan darat yang didampingi dengan tembakan roket serta serangan drone di dekat wilayah pesisir Laut Merah dan sekitar kawasan Taiz.
Sumber militer pemerintah menyampaikan kepada AFP bahwa kelompok pemberontak berusaha memutus jalur kota pelabuhan kunci Mokha yang telah digempur selama berminggu-minggu dari wilayah pemerintah lainnya, serta berupaya maju menuju area yang berbatasan dengan Selat Bab al-Mandab yang strategis.
Yaman, yang terlibat dalam konflik saudara selama lebih dari satu dekade, pada bulan Juli menjadi negara terbaru yang terseret ke dalam perang Timur Tengah setelah Houthi mengakhiri gencatan senjata tahun 2022 dengan pemerintah.