• Info DPR

Ketua Komisi XI DPR Kenang Anggota BPK Haerul Saleh Sosok Rendah Hati

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 08/05/2026 17:22 WIB
Ketua Komisi XI DPR Kenang Anggota BPK Haerul Saleh Sosok Rendah Hati Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbhakun. (Foto: Dok. Berita Satu)

JAKARTA - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh dalam peristiwa kebakaran rumah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/5).

Misbakhun mengenang almarhum sebagai sosok yang rendah hati dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara. Menurutnya, Haerul Saleh merupakan pribadi yang selalu menempatkan pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai prioritas utama.

“Saya mengenal beliau sebagai orang yang sederhana, memiliki komitmen kuat terhadap tanggung jawab, dan selalu menunjukkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Misbakhun kepada wartawan.

Ia telah mengenal Haerul Saleh sejak sama-sama bertugas di DPR RI pada 2014. Saat itu, almarhum menjabat anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan bertugas di Komisi XI DPR.

Dalam berbagai agenda kedewanan, baik rapat maupun kunjungan kerja, Misbakhun mengaku kerap berdiskusi dengan Haerul Saleh mengenai berbagai persoalan kebangsaan dan penguatan kelembagaan.

“Beliau selalu memberikan pandangan yang konstruktif dan menenangkan dalam setiap pembahasan,” katanya.

Misbakhun juga menilai Haerul Saleh tetap menunjukkan kontribusi besar setelah melanjutkan pengabdian di BPK RI. Sebagai mitra kerja Komisi XI DPR, kata dia, BPK merasakan peran positif almarhum dalam mendorong peningkatan kinerja lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut.

Menurutnya, dedikasi dan kerja Haerul Saleh selama di BPK RI mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk kolega dan mitra kerja.

“Atas nama Komisi XI DPR RI, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum dan seluruh jajaran BPK RI. Ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki jalan takdir yang tidak pernah diketahui kapan akan dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.