Pemerintahan Amerika Serikat AS meyakini kejelasan soal kesepakatan dengan Iran dapat diperoleh akhir pekan depan
Donald Trump, mengirimkan versi revisi dari kerangka perdamaian yang diusulkan kepada Iran dengan persyaratan yang lebih ketat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Oman untuk tidak ikut campur dalam perundingan antara Iran dan AS.
AS dan Iran telah menyepakati, sebagai bagian dari kesepakatan awal, untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemerintahannya sedang "memasuki tahap akhir" perundingan dengan Iran
Amerika Serikat mengajukan proposal lima poin sebagai tanggapan atas usulan perdamaian yang diajukan Iran
Berikut ini poin-poin utama yang menjadi sumber perselisihan perdamaian Iran-AS
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow siap untuk mengangkut dan menyimpan stok uranium yang diperkaya milik Iran.
Upaya perdamaian terbaru antara Teheran dan Washington bertujuan untuk mencapai nota kesepahaman guna menghentikan perang.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa meningkatkan operasi militer di Selat Hormuz jika kesepakatan dengan Iran gagal
Negosiator utama Iran mengatakan pembicaraan baru-baru ini dengan AS telah mencapai kemajuan tetapi masih ada perbedaan pendapat mengenai isu nuklir.
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani membantah klaim AS yang menyebutkan Iran meminta upaya negosiasi melalui mediator Oman.
AS menuntut Iran untuk membongkar fasilitas pengembangan nuklir utamanya dan menyerahkan semua stok uranium diperkaya yang dimiliki kepada Washington