• News

Iran Akan Setop Negosiasi dengan AS Jika Israel Masih Serang Lebanon

M.Habib Saifullah | Selasa, 02/06/2026 10:37 WIB
Iran Akan Setop Negosiasi dengan AS Jika Israel Masih Serang Lebanon Bendera Iran terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Teheran tidak hanya akan menghentikan negosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi juga akan mengambil tindakan terhadap Israel apabila negara tersebut terus melancarkan operasi militer di Lebanon.

“Selama dua hari terakhir, kami telah bekerja keras untuk menghentikan serangan Israel. Namun, jika kejahatan-kejahatan ini terus berlanjut, kami tidak hanya akan menangguhkan perundingan, tetapi juga akan bertindak terhadap rezim Zionis,” kata Ghalibaf melalui Telegram, Senin (1/6).

Dalam percakapannya dengan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, ia juga menegaskan tekad Iran untuk mewujudkan gencatan senjata di seluruh wilayah Lebanon.

Pada Senin, Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan serangan terhadap target-target Hizbullah di pinggiran Beirut.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pelanggaran gencatan senjata di Lebanon tersebut juga merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

Setelah pembicaraan dengan Netanyahu dan perwakilan Hizbullah, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan bahwa Hizbullah dan Israel akan menyetujui gencatan senjata.

Hizbullah mulai melancarkan serangan roket dan drone ke Israel pada 2 Maret di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel, dan Iran.

Sebagai balasan, Israel melakukan serangan udara besar-besaran terhadap target-target Hizbullah di pinggiran selatan Beirut, serta di Lebanon bagian selatan dan timur.

Israel juga meluncurkan operasi darat di wilayah selatan dan menyatakan dimulainya kampanye militer baru melawan kelompok Syiah tersebut.

Setelah perundingan di Washington pada 16 April, kedua pihak mencapai kesepakatan gencatan senjata. Namun, terlepas dari perjanjian tersebut, Israel masih terus menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan setiap hari dan mempertahankan kendali tembakan atas sejumlah kawasan perbatasan.

Sebagai respons, Hizbullah terus melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti