Berdasarkan pemantauan BMKG aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga),
Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026). Sementara pada Sabtu (5/9/2026), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.
Jika terpapar dalam jumlah banyak atau durasi panjang, abu vulkanik dapat mengganggu fungsi organ tubuh.
Pembaruan SIGMET terkini mencatat sebaran debu bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur serta ketinggian 50.000 kaki ke arah barat
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.
Masyarakat kerap mengaitkan aktivitas vulkanik gunung ini dengan berbagai mitos, legenda lokal, serta fenomena gaib.
Munculnya pulau gunung api aktif ini tidak lepas dari sisa bencana katastropik letusan maha-dahsyat Induk Gunung Krakatau pada Agustus 1883
Struktur abu vulkanik sangat berbeda dari debu biasa, sehingga penanganan abu vulkanik membutuhkan teknik khusus
AirNav Indonesia terus memantau kondisi ruang udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik untuk mendukung pengelolaan lalu lintas penerbangan
Total terdapat 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta.
Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak.
Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus selama beberapa jam pada 5 September 2026, disertai suara gemuruh dan semburan merah menyala
Kesiapsiagaan nasional dalam kebencanaan harus ditingkatkan dalam menghadapi peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara pesisir barat Lampung dan Banten itu, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Jumat (2/7)
Gunung Berapi Anak Krakatau Meletus Dua Kali, Muntahkan Awan Abu Besar
Beberapa Kali Erupsi, Masyarakat Diimbau Tak Dekati Anak Krakatau
Berstatus Siaga Level III, Begini Kondisi Anak Krakatau Hingga Kamis Pagi
Kamis Dini Hari, Anak Krakatau Meletus Lagi
Meletus, Gunung Anak Krakatau Lontarkan Abu Setinggi 100 Meter
Erupsi Anak Krakatau, KLIK: Waspadai Bahaya Lahar di Sekitarnya