Kapolri Pastikan Penanganan Kasus Smelter Morowali Terus Berjalan

Eko Budhiarto | Sabtu, 30/12/2023 20:27 WIB


Kapolri Pastikan Penanganan Kasus Smelter Morowali Terus Berjalan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan, seluruh proses penanganan kasus fasilitas peleburan di industri pertambangan atau smelter di Morowali, Sulawesi Tengah yang terbakar, terus berjalan secara maksimal.

“Masih berlanjut, jadi ditunggu saja hasilnya,” kata usai menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional KPU di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

Kapolri mengatakan sampai hari ini, proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri diperkuat kerja sama dengan jajaran reserse gabungan dari Polda dan Bareskrim Polri.

Secara singkat, ia mengakui bahwa investigasi kasus akan tetap berjalan untuk menemukan penyebab inti dari peristiwa tersebut.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

“Masih, (investigasi kasus) masih terus berjalan,” ujarnya.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta audit dan pengecekan smelter dapat diperkuat guna mencegah peristiwa kebakaran dan ledakan tungku smelter.

"Urusan di tempat yang ada pemanasannya itu, ada peleburannya itu, itu yang menurut saya paling rawan di situ. Jadi, auditnya, checking-nya, kalau bisa harus di-double-in, kalau perlu di-triple-in, biar kejadian yang sudah sekali, dua kali terjadi ini, tidak terjadi lagi," kata Jokowi.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Jokowi mengatakan peristiwa kebakaran dan ledakan yang terjadi di smelter nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, sedang dalam proses investigasi kepolisian.

Presiden pun meminta awak media menanyakan langsung perkembangan penanganan insiden tersebut kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Karena menurut dia, pengoperasian fasilitas smelter merupakan pekerjaan yang sangat sulit, karena smelter merupakan fasilitas dengan tabung-tabung besar dan panas tinggi.

"Saya melihat smelter nggak sekali, dua kali (kebakaran). Sehingga, yang namanya dalam pembangunan, dalam pembuatannya, unsur keselamatan itu betul-betul harus dinomorsatukan," ujarnya.

Diketahui pada Minggu (24/12), smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, meledak hingga menimbulkan korban jiwa.

Kemudian, Kamis (28/12), smelter milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali mengalami kebakaran dan berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban. Namun demikian, berdasarkan catatan, kebakaran di smelter PT GNI pada Kamis itu bukan yang pertama kali terjadi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kapolri smelter Morowali