Datangkan Panda Raksasa, Taman Safari Sewa ke China Tiga Miliar

Eko Budhiarto | Kamis, 10/08/2023 06:06 WIB


Datangkan Panda Raksasa, Taman Safari Sewa ke China Tiga Miliar Panda

JAKARTA - Dua ekor panda dari China yang menjadi koleksi satwa di Taman Safari Bogor didapatkan melalui kesepakatan sewa dengan pemerintah China seharga tiga miliar per tahun serta melewati proses pengawasan yang ketat.

"China policy-nya itu melakukan sewa dan kontrol yang ketat, jadi kita sewa tiga miliar setahun," ungkap Board Member Taman Safari Indonesia, Agus Susanto, di Jakarta Aquarium Safari, Jakarta Barat, Rabu (9/8/2023).

Animal Curator Life and Science Taman Safari Bogor, Sharmi Prastiti, mengungkapkan sepasang panda bernama Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) bisa dibawa ke Indonesia setelah melewati tahap inspeksi dan serangkaian regulasi ketat dari pemerintah China.

"Untuk mendapatkan giant panda itu bukan sesuatu hal yang mudah apalagi regulasi China itu sangat ketat untuk mendapatkan satwa tersebut dan hanya satu negara yang boleh mendapatkan dua ekor," ucap Sharmi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Dia menambahkan pemerintah China hanya mau menyewakan sepasang panda kepada beberapa negara terpilih yang telah melewati proses seleksi dan inspeksi.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Lebih lanjut Sharmi menjelaskan, proses penyewaan panda dilakukan dengan skema antar pemerintah (G2G) Indonesia dan China di mana selain pihak kebun binatang, sejumlah instansi pemerintah terkait turut terlibat dalam inspeksi maupun persiapan pemindahan panda ke Indonesia.

"Inspeksinya saja lebih dari tiga kali dan dengan departemen yang berlainan. Ada dari departemen kesehatannya, dari departemen peternakannya, dari zoo-nya itu sendiri, terus ada dari taman nasional itu sendiri," ungkap Sharmi.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Sebelum memboyong panda raksasa ke Indonesia, pihak Taman Safari Bogor terlebih dahulu melakukan studi banding ke negara-negara tetangga yang memiliki kebun binatang dengan koleksi panda untuk mempelajari segala kebutuhan dan cara penangkaran hewan terancam punah tersebut.

"Sampai hari H panda berangkat ke Indonesia itu beberapa kali kami harus studi banding ke Malaysia dan Singapura karena (panda) ada di situ kan," ucap Sharmi.

Selain melewati banyak proses inspeksi dan persiapan yang ketat, pihak pemerintah China juga sering mengirimkan tim ahli untuk memantau kondisi panda yang tinggal di Taman Safari Bogor setidaknya satu kali dalam setahun.

Sharmi menjelaskan karena Taman Safari Bogor memiliki tanggung jawab untuk memelihara panda sebagai simbol negara China, maka diperlukan perhatian khusus agar kesehatan dan keberlangsungan hidupnya tetap terjaga dengan baik mulai dari pemberian pakan, penyesuaian suhu habitat, hingga menugaskan pawang-pawang terbaik.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
panda Taman Safari China